Dokter di Rumah Sakit Pirngadi Medan Keluhkan Ketersediaan Obat

Herman - Senin, 02 September 2024 09:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092024/_5112_Dokter-di-Rumah-Sakit-Pirngadi-Medan-Keluhkan-Ketersediaan-Obat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Sebuah video di media sosial menjadi sorotan publik setelah seorang pria, yang diduga sebagai dokter, meluapkan kekesalannya terhadap kondisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan. Dalam video yang beredar di grup WhatsApp, pria tersebut mengungkapkan bahwa ada seorang pasien yang dirawatnya meninggal dunia karena ketiadaan obat di rumah sakit tersebut."Innaillahi wa inna ilaihi raji'un. Ada pasien aku exit, meninggal dia," ujar pria yang diduga dokter tersebut dalam video yang tidak menyebutkan kapan tepatnya pasien meninggal.Ia juga menyebutkan, bahwa kondisi serupa pernah terjadi sebelumnya, di mana pasien meninggal akibat ketiadaan obat di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut. Keluhan ini semakin menegaskan kondisi yang memprihatinkan di RS Pirngadi, yang menurut dokter tersebut, sering mengalami kekurangan obat, termasuk obat kemoterapi.Ia juga menyampaikan bahwa para dokter sampai terpaksa harus membeli obat sendiri untuk menyelamatkan pasien yang mereka rawat.Dia juga meminta kepada Walikota Medan Bobby Nasution yang saat ini tengah mencalonkan diri sebagai gubernur agar permasalahan ini bisa segera diperhatikan dan diselesaikan."Tolonglah pak Bobby, semenjak bapak maju Pilgub ini tolonglah diberesin rumah sakit ini. Pasien-pasien WA (WhatsApp)aku, 'aduh dok, obat kemoterapi juga habis'," ujarnya.Menanggapi keluhan tersebut, Katim Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Gibson Girsang mengonfirmasi bahwa obat-obatan yang dibutuhkan pasien saat ini sudah dipesan. Namun, ia menyatakan bahwa untuk distribusi obat membutuhkan waktu."Obatnya sudah dipesan, hanya butuh waktu untuk distribusi," ujar Gibson, Minggu (1/9).Akan tetapi, saat disinggung lebih rinci oleh wartawan terkait tanggal pemesanan, estimasi kedatangan obat, dan jenis obat yang dipesan, pihak rumah sakit belum memberikan jawaban yang jelas.[br] Sementara, Wadir SDM dan Pendidikan RSUD Dr Pirngadi Medan Rina Amelia membenarkan bahwa laki-laki yang di dalam video viral tersebut dokter yang berpraktek di RS Pirngadi."Iya benar, dokter Deni spesialis paru," sebutnya.Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Medan Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan pihaknya akan menanyakan tentang kebenaran dan klarifikasi manajemen RS Pirngadi beserta dokternya."Kami akan tanyakan tentang kebenarannya dan klarifikasi Direktur RS Pringadi beserta dokternya," tegasnya.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Wakil Walikota Medan Sidak ke Rumah Sakit dr Pirngadi

Kesehatan

RSUD Pirngadi Perlu Manajemen Yang Baik dan Dukungan Pemko Medan

Kesehatan

Jumlah Pasien Pengidap HIV di Rumah Sakit Pirngadi Medan Meningkat

Kesehatan

Rumah Sakit Pirngadi Medan Sesuaikan Jam Layanan Selama Ramadan

Kesehatan

Rumah Sakit Pirngadi Dorong Peningkatan Kemampuan Tenaga Perawat

Kesehatan

Kembalikan Kepercayaan Masyarakat, RSUD Pirngadi Medan Tingkatkan Pelayanan