Cuaca Panas, Dinas Kesehatan Imbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Herman - Rabu, 24 Juli 2024 09:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072024/_4910_Cuaca-Panas--Dinas-Kesehatan-Imbau-Kurangi-Aktivitas-Luar-Ruangan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, cuaca Kota Medan dan sekitarnya dirasakan lebih terik dan panas dari biasanya. Tercatat, cuaca di wilayah Sumatera Utara (Sumut) bahkan sampai menembus di atas 36 derajat celsius.Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan dr Pocut Fatimah Fitri pun menyarankan agar masyarakat sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar ruangan di tengah cuaca ekstrim ini.Jikalau pun harus beraktivitas di luar ruangan untuk keperluan penting, dia mengimbau agar tidak terlalu lama.“Usahakan agar tidak terlalu lama berada di luar ruangan untuk menghindari paparan langsung sinar matahari,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (23/07/2024).Saat berada di luar ruangan, Pocut mengatakan, agar menggunakan alat pelindung seperti payung atau topi. Menurutnya ini penting untuk menghindari sengatan matahari yang dapat merusak kulit dan menyebabkan dehidrasi.“Sangat penting untuk selalu minum air putih dan jangan menunggu sampai merasa haus,” jelasnya. Dengan minum air secara teratur, sebutnya, akan membantu mencegah dehidrasi yang sering terjadi pada cuaca panas.Di sisi lain, dia juga menyarankan, penggunaan krim pelindung kulit dari matahari, terutama di daerah wajah, sangat dianjurkan.“Ini membantu melindungi kulit dari sinar UV yang berbahaya,” tambahnya.[br] Sementara, untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Pocut menyarankan konsumsi vitamin atau suplemen. Hal ini terangnya, membantu menjaga kekebalan tubuh tetap optimal di kondisi cuaca yang ekstrem.“Makan makanan bergizi seimbang, kurangi asupan lemak, gula, dan garam, serta perbanyak konsumsi sayur dan buah. Pola makan yang baik dapat membantu tubuh tetap fit dan sehat,” sarannya. Istirahat yang cukup, kata dia, juga sangat penting agar tubuh dapat pulih dan tetap sehat.“Jangan mengabaikan kebutuhan istirahat, terutama di cuaca panas,” tegasnya.Merokok, kata dia, juga dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama di cuaca panas. Pocut pun menyarankan untuk mengurangi atau berhenti merokok untuk menjaga kesehatan paru-paru.“Gunakan alas kaki saat keluar rumah untuk melindungi kaki dari panasnya permukaan jalan dan benda tajam,” imbuhnya. Pocut juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan dari risiko kebakaran. “Pastikan lingkungan sekitar rumah aman dari risiko kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan dan mengawasi penggunaan alat-alat yang bisa memicu api,” pungkasnya.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Target Dinas Kesehatan, Sumut UHC 100% Paling Lama 2026

Kesehatan

Dinkes: Pertumbuhan RS Tingkatkan Kualitas Layanan

Kesehatan

Dinas Kesehatan Sumut Bantu Balita Gizi Kurang di Medan Denai

Kesehatan

Dinkes Sumut : Enam Kasus Kematian Akibat Rabies

Kesehatan

Dinkes Minta Jemaah Haji Jaga Kebugaran, Perbanyak Minum dan Konsumsi Buah

Kesehatan

Cuaca Panas, Dinas Kesehatan Imbau Waspadai Heat Stroke