Dinas Kesehatan: Penyebaran Nyamuk Wolbachia Belum Dilakukan

Herman - Rabu, 29 November 2023 09:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112023/_9357_Dinas-Kesehatan--Penyebaran-Nyamuk-Wolbachia-Belum-Dilakukan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memastikan jika sejauh ini pemerintah belum melakukan penyebaran terhadap nyamuk Wolbachia.Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan, mengatakan, bahkan untuk ujicoba, Provinsi Sumut juga tidak termasuk dalam rencana tersebut.“Belum. Masih ujicoba di beberapa tempat. Di Sumut, belum,” katanya, kepada wartawan, Selasa (28/11/2023).Menurut Alwi, penyebaran nyamuk Wolbachia sejauh ini masih terkonsentrasi di beberapa wilayah di Indonesia.“Sebagai pilot project, dilaksanakan di lima kota yaitu Kota Semarang, Kota Jakarta Barat, Kota Bandung, Kota Kupang dan Kota Bontang,” jelasnya.Seperti diketahui, program pemerintah terkait penyebaran nyamuk Wolbachia untuk penanganan demam berdarah dengue (DBD) sempat menjadi polemik di beberapa daerah dan membuat masyarakat khawatir akan dampaknya.Wolbachia merupakan bakteri alami di serangga dan sekitar enam dari 10 jenis serangga di dunia termasuk kupu-kupu, lalat buah dan lebah.Penelitian di Yogyakarta yang dilakukan pada tahun 2012 di lima dusun yang meliputi area residensi dan area agrikultur di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul menunjukkan bahwa Wolbachia pipientis ditemukan pada 44.9% serangga seperti kupu-kupu, ngengat, nyamuk dan lalat.Bakteri Wolbachia dilaporkan tidak menginfeksi manusia atau vertebrata yang lain dan tidak menyebabkan manusia atau hewan menjadi sakit.[br] Wolbachia sendiri merupakan endosimbion obligat, yang hanya bisa hidup di dalam sel organisme hidup lain.Menurut Alwi, Wolbachia dalam tubuh nyamuk aedes aegypti dapat menurunkan replikasi virus dengue, sehingga dapat mengurangi kapasitas nyamuk tersebut sebagai vektor dengue."Mekanisme kerja yang utama adalah melalui kompetisi makanan antara virus dan bakteri, dengan sedikitnya makanan yang bisa menghidupi virus, maka virus tidak dapat berkembang biak," tandasnya.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Jumlah Kasus DBD di Sumut Mencapai 8.963 Orang

Kesehatan

Wabah KLB Malaria dan DBD di Nisel Diperpanjang hingga Akhirnya Desember

Kesehatan

Jumlah Kasus DBD di Sumut Meningkat Menjadi 5.853

Kesehatan

Delapan Orang Meninggal, Nias Selatan Darurat Wabah DBD dan Malaria

Kesehatan

Hingga Agustus, Kasus DBD di Medan Mencapai 1.357 Orang

Kesehatan

Hingga Agustus, Kasus DBD Sumut 4.856