Hospital Mentoring Diharap Percepat Penurunan AKI-AKB

Herman - Kamis, 20 Juli 2023 14:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072023/_2382_Hospital-Mentoring-Diharap-Percepat-Penurunan-AKI-AKB.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04

beritasumut.com - Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih terbilang masih tinggi.Untuk itu, peranan hospital mentoring (pengampuan rumah sakit) diharapkan dapat membantu mempercepat penurunan AKI dan AKB tersebut di Sumut.Hal ini dibahas dalam Talkshow Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) di Gedung Paviliun, kemarin.Talkshow mengangkat judul 'Peranan Hospital Mentoring dalam Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Sumut' ini turut menghadirkan sejumlah pakar dan stakeholder di bidang kesehatan dalam dua sesi.Direktur Utama RSUPHAM dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) menitikberatkan peran RSUPHAM dalam mengampu rumah sakit daerah untuk membantu percepatan penurunan AKI dan AKB di Sumut.Dia menjelaskan, sebagai rumah sakit rujukan terakhir di Sumut, rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini memiliki tanggung jawab besar dalam bidang kesehatan.“Dalam transformasi kesehatan, kami juga mengampu rumah sakit di Sumut, Aceh dan sebagian Riau. Ini harus kolaborasi, termasuk yang paling penting adalah pemerintah daerah," jelasnya."Kita harusnya sudah bisa mengidentifikasi masalah mulai dari daerah, secara komprehensif dan didukung dengan data. Selain itu, kita akan melatih mentor-mentor, dan mereka akan balik ke daerah, sehingga setiap daerah bisa melakukan pelayanan primer,” sambungnya.Oleh karena itu Zainal berharap setiap komponen yang terlibat dalam pelayanan kesehatan bisa ikut duduk bersama dengan semua stakeholder untuk membahas upaya percepatan penurunan AKI dan AKB di Sumut.Dia juga menegaskan bahwa RSUPHAM akan tetap konsisten untuk menjadi pembimbing dalam pelayanan kesehatan di seluruh daerah di Sumut, termasuk dalam layanan kesehatan ibu dan anak yang turut menjadi salah satu layanan prioritas.Pada sesi hari kedua, hadir Kelompok Kerja (Pokja) IV Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut Ros Ida R Berutu MKes. Dalam kesempatan itu Ida, mengatakan, TP PKK sebagai garda terdepan dan paling dekat dengan ibu-ibu sudah melakukan berbagai upaya untuk penurunan AKI dan AKB, salah satunya melakukan identifikasi melalui Dasawisma PKK.“Kami punya tim pendamping keluarga di desa-desa, yang mendampingi setiap keluarga bersama dengan anggota PKK, bidan desa dan kader-kader di lapangan,” jelasnya.[br] Sementara itu, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sumut Dr dr Johny Marpaung M.Ked(OG) SpOG SubspKFm menjelaskan, perlu peran organisasi profesi dalam meningkatkan kemampuan tenaga medis di setiap daerah, terutama dalam kesehatan ibu dan anak (KIA).“Kami ikut serta memberikan pelatihan-pelatihan kepada tenaga medis di daerah, seperti di puskesmas-puskesmas,” ungkapnya.Senada, Wakil Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumut dr Rizky Adriansyah MKed(Ped) SpA(K) mengaku, pihaknya akan melatih dokter anak, dokter umum di daerah-daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan KIA di seluruh daerah. Harapannya, hal itu bisa ikut menurunkan AKI dan AKB di Sumut.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RSUP HAM Gagas Inovasi Kesehatan untuk Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Kesehatan

Pemprov Sumut Optimis Program ILP Percepat Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Kesehatan

Gubernur Harapkan Peran POGI Sumut Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak Serta Stunting

Kesehatan

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Rumah Sakit Diminta Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kesehatan

Diperlukan Peningkatan AMPSR untuk Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi