Pasien Asal Pontianak Berhasil Jalani Operasi Tulang Belakang di Rumah Sakit H Adam Malik

Herman - Rabu, 21 Juni 2023 09:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062023/_1543_Pasien-Asal-Pontianak-Berhasil-Jalani-Operasi-Tulang-Belakang-di-Rumah-Sakit-H-Adam-Malik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04

beritasumut.com - Seorang pasien asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat bernama Rora Fitriani mempercayakan penanganan kesehatannya kepada tim medis Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) untuk menjalani operasi tulang belakang.Selama beberapa tahun terakhir, dia menderita penyakit tumor sumsum tulang belakang hingga merasakan nyeri di punggung. Bahkan, dia sempat mengalami lumpuh pada salah satu kakinya sekitar sebulan sebelum menjalani operasi di RSUPHAM.“Saya sebelumnya mengidap tumor sumsum tulang belakang, sudah lama dan sebulan terakhir sebelum operasi itu, merasakan nyeri hebat di punggung, hingga lumpuh di kaki kiri, drop foot (tidak bisa mengangkat kaki bagian depan), dan beberapa waktu sebelum operasi itu sudah menyerang kaki kanan,” ungkapnya ketika ditemui di Poliklinik Bedah Saraf Instalasi Rawat Jalan RSUPHAM saat menjalani pemeriksaan setelah operasi, Jumat (16/06/2023).Sebelum memilih ke RSUPHAM, Rora bersama suaminya, D Dhuha Lamanda sempat mendatangi beberapa rumah sakit di Pulau Jawa. Bahkan, mereka juga pernah melakukan konsultasi secara online dengan tim medis di salah satu rumah sakit di Kuching, Serawak, Malaysia, yang terbilang cukup dekat dari kota asal mereka.Ketika itu, mereka mendapatkan informasi mengenai perkiraan total biayanya mencapai Rp150 juta setelah dirupiahkan.Namun, pada akhirnya Rora dan suaminya memilih untuk menjalani perawatan di RSUPHAM, meskipun harus melewati perjalanan sejauh hampir 3.000 km dengan empat jam penerbangan dari Pontianak ke Medan. Mereka pun harus meninggalkan anak-anaknya selama hampir sebulan.“Kenapa saya memutuskan untuk operasi di RSUPHAM, karena pertama rekomendasi dari sepupu saya yang juga tenaga kesehatan (bidan),” jelasnya.Dari rekomendasi saudaranya itu, Rora dan suaminya kemudian mencari informasi tentang pelayanan di RSUPHAM, hingga menemukan profil Dr dr Sabri MKed SpBS K-Spine FINSS FINPS yang bertugas di Divisi Spine Kelompok Staf Medis (KSM) Bedah Saraf RSUPHAM.Mereka pun sempat menyaksikan sejumlah video kegiatan medis dr Sabri dan bertanya kepada sejumlah pasiennya melalui media sosial, sebelum mencoba menghubunginya.Setelah berkomunikasi dengan dr Sabri secara online, akhirnya Rora dan suami memantapkan diri untuk menjalani operasi tulang belakang di RSUPHAM. Mereka mengurus rujukan dari rumah sakit di Pontianak, terbang ke Medan, dan kemudian memulai perawatan di Poliklinik Bedah Saraf RSUPHAM pada 26 Mei 2023.Selang empat hari, Rora menjalani operasi untuk mengeluarkan tumor dari sumsum tulang belakang selama sekitar delapan jam.[br] Sementara, Dr dr Sabri MKed SpBS K-Spine FINSS FINPS menyatakan, kasus yang dialami pasien sebenarnya cukup sulit. Karena tumor di sumsum tulang belakang itu bukan satu level, ada empat level."Jadi operasinya sulit, harus pakai mikroskop, ibaratnya seperti membebaskan dodol di serabut kelapa, itulah sulitnya. Tapi insya Allah, dengan doa pasien dan kerja keras kita semua, operasinya berhasil dan pasien membaik progresif. Tinggal dilanjutkan fisioterapi dan obat-obatan,” katanya.Kini, setelah tiga minggu usai menjalani operasi pengangkatan tumor sumsum tulang belakang tersebut, kondisi Rora, sambungnya, sudah semakin membaik. Bahkan, sekarang pasien sudah bisa berdiri kembali, dan berjalan walaupun masih menggunakan alat bantu.“Setelah operasi, Alhamdulillah 100 persen nyerinya hilang. Kaki makin kuat, karena kembali normal, Alhamdulillah. Jalan pelan-pelan sudah bisa, pakai walker (alat bantu jalan),” ungkapnya.Untuk itu Rora dan suaminya tidak henti-henti mengucapkan syukur atas kesembuhan dan semua kemudahan yang didapatkannya selama menjalani operasi. Apalagi, mereka juga tidak mengeluarkan biaya apapun untuk perawatannya, karena semua layanan yang dijalaninya selama di RSUPHAM ditanggung oleh BPJS Kesehatan.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025

Kesehatan

Transplantasi Solusi Terbaik Penyakit Ginjal Kronis

Kesehatan

Rumah Sakit Adam Malik Lakukan Penyesuaian Jadwal Pelayanan Selama Ramadan

Kesehatan

Dokter dan Perawat RS Adam Malik Peringati Hari Kanker Anak Bersama Pasien

Kesehatan

RS Adam Malik Raih 4 Penghargaan dari Kemenkes RI untuk Kinerja 2024

Kesehatan

Pj Gubernur Sumut Harapkan Pusat Onkologi RSUPHAM Akan Bantu Tingkatkan Layanan Penyembuhan Kanker