Gubernur Sumut Lepas Ratusan Perawat Bekerja ke Jepang, Jerman dan Arab Saudi

Herman - Selasa, 06 Juni 2023 13:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062023/_5140_Gubernur-Sumut-Lepas-Ratusan-Perawat-Bekerja-ke-Jepang--Jerman-dan-Arab-Saudi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas sekaligus menepungtawari keberangkatan tenaga perawat yang akan berkerja ke Negara Jepang, Jerman dan Arab Saudi, lulusan Institut Kesehatan Deli Husada dan Medistra, di Aula Institut Kesehatan Medistra Lubukpakam, Deliserdang, Senin (05/06/2023).Dalam sambutannya, Gubernur Edy Rahmayadi menyebutkan, bahwa peluang untuk tenaga perawat bisa bekerja di luar negeri didukung dengan tingginya permintaan kepada Indonesia, dimana karakteristik tenaga kesehatan Indonesia ini banyak disukai oleh negara lain. Karena itu posisi penting tersebut menjadi potensi bagi Sumut dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bindang ini.“Pendayagunaan perawat ke luar negeri ini merupakan kebijakan alternatif dalam rangka optimalisasi pemanfaatan perawat yang menjunjung azas saling menguntungkan, baik antara Indonesia dan negara lain yang menjadi mitra, maupun antara perawat Indonesia dengan pihak yang mendayagunakan,” sebut Gubernur Edy Rahmayadi, didampingi Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus dan Kadispora Baharuddin Siagian.Dalam standar global, kata Gubernur, pendidikan keperawatan didasarkan pada beberapa kriteria atas dasar jenis kompetensi. Dan bentuk pendayagunaan perawat ke luar negeri bisa melalui kerja sama antarnegara seperti Indonesian Japan Economic Partnership (IJEPA), dalam kegiatan penempatan perawat sejak 2008 hingga sekarang.“Ternyata perawat Indonesia di Jepang diakui sebagai tenaga kerja yang rajin, disiplin, berperilaku baik, bekerja dengan hati dan gigih dalam usaha untuk bisa menguasai bahasa negara tujuan,” katanya.[br] Kerja sama ini, lanjut Gubernur, terwujud dalam bentuk kegiatan pengembangan jenjang karir perawat, termasuk di dalamnya kurikulum modul pelatihan keperawatan. Karena itu, pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat kepada 175 orang yang dinyatakan memenuhi syarat untuk bekerja di berbagai fasilitas kesehatan di Jepang, Jerman dan Arab Saudi.Sementara itu, Rektor Institut Kesehatan Deli Husada Johannes Sembiring dan Rektor Institut Kesehatan Mdistra Lubukpakam Rahmad Gurusinga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran dan ucapan selamat dari Gubernur, atas program yang selama ini telah mereka jalankan guna melahirkan tenaga kerja kesehatan yang diterima di luar negeri.(BS03)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset

Kesehatan

Pemko Medan Ambil Alih Perbaikan Tiga Jalan Provinsi Sumut

Kesehatan

Perawat RS Adam Malik Dipercaya Sebagai TKHK dalam Ibadah Haji 2024

Kesehatan

Rumah Sakit Pirngadi Dorong Peningkatan Kemampuan Tenaga Perawat

Kesehatan

Sebanyak 57,6 Persen Penduduk Alami Masalah Gigi-Mulut

Kesehatan

PDUI dan PPNI Sumut Rencanakan Praktek Dokter Bersama