beritasumut.com - Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran I di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diperpanjang sampai dengan 31 Maret 2023.Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, hal ini lantaran, capaian vaksinasi polio yang diperoleh masih di bawah target yang ditentukan sebesar 95 persen."Sampai dengan hari kemarin, kita baru mencapai 90,8 persen," katanya kepada wartawan, baru baru ini.Alwi menjelaskan, target tersebut belum tercapai dikarenakan berbagai faktor. Salah satunya adalah kurangnya waktu untuk melakukan sosialisasi."Mengingat ini adalah respon terhadap KLB (Kejadian Luar Biasa), maka dibutuhkan kecepatan pelaksanaan, sehingga waktu untuk persiapannya, sangat minim," jelasnya.Alwi menyebutkan, perpanjangan pelaksanaan itu diputuskan melalui rapat evaluasi pelaksanaan Sub PIN Polio Putaran I, pada 17 Maret 2023 yang lalu."Pada saat itu capaian kita masih 88,8 persen, sehingga diperpanjang sampai dengan 31 Maret 2023. Stok vaksin sampai hari ini cukup," sebutnya.[br] Dia memaparkan, capaian Sub PIN Polio Sumut per tanggal 23 Maret 2023 sebesar 90,8 persen itu dengan sasaran balita 0-59 bulan sebesar 1.346.655 jiwa. Artinya, jumlah balita di Sumut yang belum divaksin sebanyak 124.626 jiwa.Sementara itu, 15 kabupaten/kota yang sudah mencapai target 95 persen yaitu Palas 101,3 persen, Madina 100 persen, Pakpak Bharat 99,7 persen, Labuhanbatu Utara 99,4 persen, Binjai 97,9 persen, Medan 96,9 persen, Batubara 96,7 persen, Padanglawas Utara 96,5 persen.Selanjutnya, Asahan 96,5 persen, Padangsidimpuan 95,6 persen, Sibolga 95,5 persen, Tebingtinggi 95,4 persen, Langkat 95,2 persen, Tanjungbalai 95,2 persen dan Tapanuli Selatan 95,1 persen.Sedangkan empat kabupaten/kota terendah yaitu Nias Selatan 54,2 persen, Nias Utara 62,4 persen, Nias 66,3 persen dan Nias Barat 68,7persen.(BS04)