Memanusiakan Manusia, Kelurahan Helvetia Tengah Hapus Stigma Buruk ODGJ di Wilayahnya

Herman - Minggu, 26 Februari 2023 12:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022023/_2707_Memanusiakan-Manusia--Kelurahan-Helvetia-Tengah-Hapus-Stigma-Buruk-ODGJ-di-Wilayahnya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Program prioritas Wali Kota Medan, Bobby Nasution tentang Kesehatan diaplikasikan oleh Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Helvetia Medan.Menjalin Kolaborasi dengan berbagai Pihak, Kelurahan Helvetia tengah ini kini menjadi salah satu percontohan wilayah yang menerapkan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan Baik bagi warganya.“Tidak Banyak orang yang mau melirik tentang ODGJ Ini karena sulit untuk penanganannya, Beruntung kami dibantu oleh berbagai pihak seperti Yayasan Nurani Luhur Masyarakat (YNLM) yang membantu membuatkan program-programnya, Pihak Kecamatan yang sigap untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan dilapangan termasuk menyediakan Ambulans Kecamatan untuk hal-hal mendesak, hingga pihak puskesmas yang terus membantu dan mengawasi dalam hal pengobatannya,” ungkap Lurah Helvetia Tengah Naikma Marbun.Dalam penanganan ODGJ ini, tambah Lurah, salah satu program kolaborasi yang dilakukan adalah dengan membentuk Kader kesehatan jiwa yang terdiri dari Kepling dan masyarakat sekitar.Kader kesehatan jiwa ini lah yang membantu dan memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan ODGJ Mulai dari memantau obat yang mereka konsumsi hingga membantu penanganan saat ODGJ Mengalami relaps (Kambuh).“Jadi dari mulai berkunjung ke rumah-rumah Klien ODGJ, membina mereka dengan mengajarkan berbagai macam keterampilan, sampai membantu saat klien ODGJ ini kumat dan harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa," jelasnya.Dengan Program-program yang telah dilakukan,Tambah Lurah, Stigma buruk masyarakat tentang ODGJ dapat secara perlahan bisa dihilangkan.[br] “Saat ini, Mereka (ODGJ) telah membentuk KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang merupakan produk dari pelatihan-pelatihan yang mereka lakukan, Dalam KUBE in mereka memproduksi berbagai produk seperti Sabun cuci piring, Pembersih lantai, Ada juga Keripik pisang dan makanan-makanan lain, Ada juga yang berternak Ayam dan Ikan dan masih banyak yang lainnya, Bahkan beberapa produk ini juga dijual di kelurahan,” ungkap Lurah.Lurah juga berharap, selain secara perlahan menghapus stigma, keberadaan ODGJ di masyarakat dapat diterima dengan baik tanpa ada pembiaran, pengucilan bahkan penghinaan.“Butuh kesadaran dari semua pihak bahwa mereka sama seperti mereka, Mereka juga Manusia, Maka kita harus memanusiakan mereka sebagai Manusia,” tutup Lurah.(BS07)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemko Medan Tertibkan PPKS

Kesehatan

Plt Walikota Ingin Program Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat Terbentuk di 21 Kecamatan

Kesehatan

Empat Besar Kasus Gangguan Jiwa Tertinggi, Sumut Dorong Gerakan Eliminasi Disabilitas Intelektual

Kesehatan

Angka Gangguan Jiwa Tinggi, Psikolog Minta Pemerintah Lakukan Promkes

Kesehatan

Orang dengan Gangguan Jiwa Banyak Berkeliaran di Jalanan Kota Medan, Ini Ternyata Penyebabnya

Kesehatan

Masyarakat di Minta untuk Tidak Menelantarkan ODGJ