beritasumut.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan mulai melaksanakan pekan imunisasi polio pada pertengahan bulan Februari ini.Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, Sub PIN Polio tersebut akan dilaksanakan secara dua putaran di seluruh Kabupaten/Kota di Sumut. "Untuk putaran I, dilaksanakan pada tanggal 13-19 Februari 2023. Sedangkan putaran II, dilaksanakan satu bulan kemudian," ungkapnya, Selasa (07/02/2023).Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pecegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, Sub PIN Polio di Sumut ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut temuan kasus polio di Pidie Provinsi Aceh.Di mana, seutnya, sesuai arahan dari WHO dan para ahli, tidak cukup hanya penanganan di wilayah terjangkit polio saja, tetapi juga perlunya antisipasi di wilayah terdekat."Sumut kan berbatasan dengan Aceh, jadi kita lakukan tindakan preventif dengan Sub PIN Polio sehingga ini tidak menyebar di Pulau Sumatera," katanya.Oleh karena itu dia berharap capaian Sub PIN Polio di Sumut bisa mencapai 95 persen, seperti keberhasilan cakupan vaksinasi Covid-19 di Sumut."Kami berharap semua pihak mendukung untuk keberhasilan Sub PIN Polio ini agar anak berusia 0-12 tahun mendapatkan imunisasi novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) untuk mencegah menyebarnya virus polio," harapnya.[br] Sebelumnya, Sekda Sumut Arief S Trinugroho menyampaikan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak seluruh Bupati/Wali Kota se-Sumut untuk turut menyukseskan Sub PIN Polio pada 13 Februari-Maret 2023. Langkah ini dilakukan untuk melindungi anak-anak Sumut dari penyakit Polio, yang dapat dicegah dengan imunisasi."Dukungan dan peran serta semua pihak di jajaran pemerintah dan masyarakat, sangat diperlukan agar cakupan pelaksanaan Sub PIN Polio di Sumut mampu mencapai 95%," katanya saat membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Sub PIN Polio. Lebih lanjut dia mengatakan, WHO telah menetapkan Indonesia bebas polio sejak tahun 2014. Namun pada November 2022 ditemukan kasus polio (virus polio VDPV tipe 2) di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, sehingga perlu dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI) bagi anak-anak usia 0-59 Bulan."Sumut berbatasan langsung dengan Aceh dan memiliki risiko tinggi, kita antisipasi dengan pemberian vaksin polio kepada 1,3 juta anak di Sumut," sebutnya.[br] Ia menjelaskan, akibat pandemi Covid-19 cakupan imunisasi di Sumut sempat menurun, karena banyaknya Posyandu ditutup untuk menghindari penularan Covid-19. Akibatnya, di Kabupaten/Kota masih ditemukan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Difteri, seperti di Kabupaten Langkat, Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.Untuk itu, tambahnya, Gubernur Sumut berharap dengan pelaksanaan Sub PIN Polio ini masyarakat bisa hadir di losyandu dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk membawa anak yang berusia 0 -59 bulan guna melengkapi imunisasinya.(BS04)