Perempuan Memiliki Peran Besar Bagi Kesehatan

Herman - Rabu, 09 Maret 2022 11:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032022/_2623_Perempuan-Memiliki-Peran-Besar-Bagi-Kesehatan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Setiap tanggal 8 Maret, setiap tahunnya dunia selalu memperingati Hari Perempuan Internasional (internasional women's day). Pada tahun 2022 ini, diusung tema#BreakTheBias untuk menghilangkan bias pada perempuan agar tidak ada lagi stereotip.Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Sumatera Utara (Sumut) dr Delyuzar M.Ked (PA),Sp.PA(K)menyebutkan, di bidang kesehatan perempuan juga memiliki peran yang besar tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental dan sosial. Salah satu hal yang paling penting, kata dia, tentunya adalah isu yang menyangkut prihal kesehatan reproduksi."Jadi bahwa, bagaimana perempuan punya peran di dalam kesehatan reproduksi ini, sehingga mereka mempunyai hak untuk mendapatkan layanan kesehatan, termasuk pencegahan terhadap kanker," ungkapnya, Selasa (08/03/2022).Apalagi, jelas Delyuzar, angka kanker serviks dan kanker payudara memiliki catatan kasus yang cukup tinggi. Belum lagi persoalan infeksi alat reproduksi perempuan, di samping perempuan dituntut bisa memahami kesehatan anak dan keluarga. "Karenanya, mereka (perempuan) harus bisa mendapatkan jaminan akses layanan sendiri yang berkualitas," jelasnya.Untuk jaminan layanan kesehatan, Delyuzar mengaku, memang saat ini sudah ada sistem jaminan layanan kesehatan yang ditanggung pemerintah melalui JKN-KIS. Hanya saja, dia berharap, kedepannya jaminan layanan ini bisa menjangkau lebih melalui Universal Health Coverage (UHC).Selain itu, tambahnya, pemihakan hak kesehatan perempuan juga harus menjadi arus utama bagi pihak pengambil keputusan. Sehingga diharapkan, hak perempuan bisa di kedepankan dan perempuan diberi kesempatan untuk menyuarakan dan mendapatkan haknya. "Tentunya, melalui hari perempuan internasional, hal ini harus sudah bisa terpenuhi," pungkasnya.[br] Lebih AwareTerpisah, dokter spesialis kejiwaan Sumut Dr dr Elmeida Effendy MKed KJ SpKJ (K) berpendapat, di hari perempuan internasional ini tentunya kaum perempuan diharapkan lebih 'aware' terhadap kesehatan jiwanya. Menurutnya, ada beberapa kondisi yang mengakibatkan perempuan lebih rentan mengalami masalah kesehatan jiwa atau gangguan jiwa tertentu, misalnya fluktuasi hormon pada saat menjelang haid, hamil, pasca persalinan dan menopause."Salah satunya adalah tuntutan masyarakat terhadap kaum perempuan dan peran perempuan yang semakin meningkat dalam jenjang karier dan kesempatan. Sementara, stressor (respon stress) harian tidak dapat dielakkan," jelasnya.Karenanya, ujar Elmeida, perempuan harus senantiasa harus membarengi aktivitasnya dengan melakukan healthy life style secara konsisten baik berupa olah raga teratur, mengkonsumsi makanan seimbang, istirahat yang cukup, menghindari rokok, alkohol dan zat adiktif lainnya."Penting juga agar terkoneksi dengan teman-teman yang mendukung dan memiliki (waktu) 'me time' untuk senantiasa mere-charge energi agar bisa selalu tampil prima di berbagai kesempatan," sarannya.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya

Kesehatan

Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama

Kesehatan

Pj Bupati Langkat Buka Kemah Bakti Perempuan PGRI

Kesehatan

Pemprov Sumut Luncurkan Buku Sekdaprov Sumut Perempuan Pertama R Sabrina

Kesehatan

Peringati Hari Ibu di Lapas Perempuan, Pj Ketua PKK Sumut Borong Produk Warga Binaan

Kesehatan

Pj Ketua TP PKK Sumut Ajak Ormas Sinergikan Program Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga