beritasumut.com - Sebanyak lima orang pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia. Berdasarkan data milik Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Senin (21/02/2022), kelima pasien ini berasal dari Kota Pematangsiantar, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang."Dari laporan yang kita terima, hari ini ada lima orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia, yakni satu dari Pematangsiantar, satu dari Binjai dan tiga dari Deliserdang. Karenanya atas penambahan ini, maka total kasus kematian akibat Covid-19 di Sumut menigkat menjadi 2.930 orang," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah, Senin (21/02/2022).Sementara itu, untuk kasus konfirmasi, Aris menerangkan terdapat penambahan 1.382 kasus baru dari 30 Kabupaten/Kota menjadi 125.742 orang. Jumlah terbanyak masih didapatkan dari Kota Medan dengan 771 kasus, diikuti Deliserdang 193 kasus, Simalungun 47 kasus, Samosir 43 kasus, Dairi 39 kasus, Toba 35 kasus, Pematangsiantar 34 kasus, Langkat 32 kasus dan Serdangbedagai 31 kasus. "Kabupaten/Kota yang dilaporkan tidak menambah kasus baru yakni hanya Sibolga, Nias Utara dan Nias Barat," jelasnya.Selanjutnya, untuk kasus sembuh, kata Aris, di Provinsi Sumut angkanya mulai terjadi peningkatan yang cukup signifikan, yakni 611 orang dari 13 Kabupaten/Kota, sehingga totalnya menjadi 106.841. Jumlah terbanyak tetap berasal dari Medan dengan 307 orang, Deliserdang 201 orang, Pematangsiantar 49 orang dan Nias 20 orang."Karenanya, melalui data tersebut maka kasus aktif Covid-19 di Sumut kini berjumlah 15.971 orang," imbuhnya.Sedangkan terkait progres vaksinasi, Aris menyebutkan bahwa saat ini baru 292.268 atau 3.75 persen masyarakat umum dan rentan yang telah melaksanakan vaksinasi booster (dosis III). Kemudian untuk vaksinasi remaja baru 410 orang atau 0,03 persen. [br] Lalu untuk vaksin anak, sebanyak 1.274.439 atau 78,9 persennya telah mendapatkan vaksin dosis I dan 687.576 atau 42,5 persen telah mendapatkan vaksin dosis II. Selanjutnya untuk ibu hamil, vaksinasi dosis I telah dilakukan terhadap 698 orang dan dosis II terhadap 608 orang. "Begitu juga utuk vaksinasi bagi disablitas juga telah dilakukan terhadap sebanyak 560 orang dosis I dan 518 untuk dosis II," pungkasnya.Terpisah, Sub Koordinator Hukormas Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) Rosario Dorothy Simanjuntakmengakui, bahwa terhadap pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia, protokol pemulasaran jenazah masih tetap dilakukan. Hanya saja, menurut dia, kasus kematian belakangan ini memang jarang terjadi, lantaran sebagian masyarakat telah banyak yang menerima vaksin. "Sekarang ini memang kasus kematian karena Covid-19 sudah jarang terjadi. Mungkin itu karena sudah divaksin," tandasnya. (BS06)