Varian Covid-19 Omicron Ditemukan Masuk Indonesia, Dinkes Sumut Minta Perkuat 3T

- Kamis, 16 Desember 2021 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122021/_1338_Varian-Covid-19-Omicron-Ditemukan-Masuk-Indonesia--Dinkes-Sumut-Minta-Perkuat-3T.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengakui bahwasanya varian Covid-19 Omicron saat ini telah ditemukan masuk di Indonesia. Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) drg Ismail Lubis mengatakan jika dirinya sudah mendapat kabar itu, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi, salah satunya dengan memperkuat 3T (Tracing, Testing dan Treatment). "Kita sudah mendapat kabar, ada seorang petugas kebersihan di Wisma Atlet terinfeksi Omicron. Karena itu, kita (akan) perkuat 3T," ungkapnya, Kamis (16/12/2021).

Untuk itu, Ismail menyebutkan, kedatangan dari luar negeri untuk WNA dan WNI sementara ini ditutup guna mengantisipasi penyebaran Omicron ke Sumut. Di sisi lain, sebagai langkah antisipasi juga, jika terdapat kasus positif baru dengan gejala mirip Omicron maka langsung dikirim ke Balitbangkes Kemenkes. "Nantinya, sekaligus menghadapi libur natal dan tahun baru, jika ada terdapat kasus positif baru dengan gejala mirip Omicron maka sampel penderita Covid-19 tersebut langsung dikirimkan ke Balitbangkes untuk dilakukan pemeriksaan. Ini untuk memastikan yang bersangkutan tertular Covid-19 varian apa," jelasnya.

Namun begitu, Ismail mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjalani hidup seperti biasa dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Di samping itu, dia meminta agar segera mengikuti vaksinasi bagi yang belum. "Tidak usah panik, tetap disiplin protokol kesehatan. Selalu gunakan masker apabila keluar rumah dan rajin cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Kemudian, jaga jarak saat berinteraksi, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas," pungkasnya.

Baca Juga : Cegah Omicron, IDI Sumut Minta Perketat Pintu Masuk Negara

Seperti diketahui, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengumumkan kasus pertama varian Omicron di Tanah Air. Dia menyebutkan, adalah petugas pembersih di Wisma Atlet berinisial N yang dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Desember 2021 dan pasien yang terpapar Omicron disebut tidak memiliki gejala sama sekali. "Orang ini tanpa gejala dan mereka masih sehat, tidak ada batuk, tidak ada demam," bebernya.

Budi menuturkan, sebelumnya, ada tiga orang yang dites, namun dua di antaranya tidak terkonfirmasi Covid-19 Omicron. Adapun ketiganya, kini tengah dikarantina di Wisma Atlet dan sudah dilakukan tes Covid-19 kedua kalinya dengan hasil PCR negatif. "Ada tiga orang pekerja pembersih di Wisma Atlet tanggal 8 dites PCR-nya positif, tanggal 10 dikirimkan ke Balitbangkes untuk di-genome sequencing (WGS), tanggal 15 keluar hasilnya dari tiga orang ini satu Omicron, yang dua bukan Omicron," terangnya.

Sementara itu, terkait perkembangan Covid-19 di Provinsi Sumut, berdasarkan data Kemenkes RI yang disampaikan BNPB disebutkan diperoleh penambahan tiga kasus konfirmasi positif baru menjadi 106.088 orang. Kemudian kasus sembuh hanya bertambah satu orang, menjadi 103.124 orang. Lalu untuk kasus kematian, diperoleh penambahan satu orang menjadi 2.890 orang. Oleh karena itu, melalui data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 Sumut saat ini menjadi 74 orang. (BS06)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Ketika Masyarakat Kota Medan Nikmati Manfaat Program UHC JKMB

Kesehatan

RS Adam Malik Raih 4 Penghargaan dari Kemenkes RI untuk Kinerja 2024

Kesehatan

Kunjungan Bupati Nias Utara ke Kemenkes RI

Kesehatan

Target Dinas Kesehatan, Sumut UHC 100% Paling Lama 2026

Kesehatan

Sekdaprov Sumut Lantik Faisal Hasrimi sebagai Kadis Kesehatan

Kesehatan

Cuaca Panas, Dinas Kesehatan Imbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan