Nias dan Mandailing Natal Kembali Masuk Zona Kuning, Pakpak Bharat dan Nias Selatan Zona Hijau

Herman - Jumat, 26 November 2021 12:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112021/_5323_Nias-dan-Mandailing-Natal-Kembali-Masuk-Zona-Kuning--Pakpak-Bharat-dan-Nias-Selatan-Zona-Hijau.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Satgas Penanganan Covid-19 Pusat kembali mengupdate zonasi risiko penyebaran Covid-19 untuk wilayah Indonesia, Kamis (25/11/2021).Berdasarkan data yg diperoleh dari website resminya di laman https://covid19.go.id/peta-risiko, Satgas Penanganan Covid-19 Pusat menempatkan dua Kabupaten baru di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masuk ke kawasan zona hijau dan dua Kabupaten lainnya kembali ke kawasan zona kuning (risiko rendah).Adapun dua Kabupaten yang kembali ke zona kuning itu adalah, Kabupaten Nias dan Mandailing Natal. Sedangkan dua Kabupaten yakni Pakpak Bharat dan Nias Selatan pekan ini turut bergabung bersama Kabupaten Nias Barat, Sibolga dan Nias Utara sebagai lima daerah berstatus zona hijau di Provinsi Sumut.Seperti diketahui, penetapan status zonasi risiko daerah tersebut, dihitung berdasarkan sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan melalui epidemiologi. Masing-masing adalah penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya sesuai update pertanggal 21 November 2021.Sementara itu, berdasarkan data milik Pemprov Sumut pertanggal 24 November 2021, di Kabupaten Pakpak Bharat masih ada tiga kasus aktif dan di Nias Selatan minus tujuh kasus aktif, lantaran kasus sembuhnya lebih tinggi dari kasus kumulatifnya. Lalu untuk Kabupaten Mandailing Natal terdapat satu kasus aktif dan Nias minus satu kasus aktif karena jumlah kasus sembuhnya juga lebih tinggi dari kasus kumulatif.[br] Terpisah, berdasarkan update data yang dilakukan Kemenkes RI, Provinsi Sumut disebutkan kembali menambah sembilan kasus konfirmasi positif baru, sehingga akumulasinya menjadi 106.012 orang. Sedangkan kasus sembuh hanya bertambah tiga kasus menjadi 103.001 orang. Kemudian untuk kasus kematian,tetap bertahan di angka 2.889 orang. Oleh karena itu berdasarkan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 Sumut kini menjadi 122 orang. Di waktu yang sama, untuk mempercepat herd immunity, Provinsi Sumut kembali kedatangan 177.880 dosis vaksin Coronavac di Terminal Cargo Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Dalam pengawalan yang dilakukan, sebanyak 1 SSR personel Brimob dibawah pimpinan Kanit II Subden Bantis Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Iptu Sandro Situngkir juga diturunkan. Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Heriyono mengatakan, setibanya di Bandara, vksin tersebut nantinya akan disalurkan ke daerah-daerah di wilayah Sumut.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemprov Sumut kembali Raih Predikat Zona Hijau dari Ombudsman RI

Kesehatan

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Kesehatan

Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh

Kesehatan

Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera

Kesehatan

Sumut Masuk Finalis PPKM Award, Metode Penanganan Covid-19 Jadi Blue Print di Masa Mendatang

Kesehatan

Kepada Tim Juri PPKM Award, Edy Rahmayadi Paparkan Strategi Sukses Penanganan Covid-19 di Sumut