beritasumut.com - Satgas Penanganan Covid-19 Pusat kembali mengupdate zonasi risiko penyebaran Covid-19 untuk wilayah Indonesia, Kamis (25/11/2021).Berdasarkan data yg diperoleh dari website resminya di laman https://covid19.go.id/peta-risiko, Satgas Penanganan Covid-19 Pusat menempatkan dua Kabupaten baru di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masuk ke kawasan zona hijau dan dua Kabupaten lainnya kembali ke kawasan zona kuning (risiko rendah).Adapun dua Kabupaten yang kembali ke zona kuning itu adalah, Kabupaten Nias dan Mandailing Natal. Sedangkan dua Kabupaten yakni Pakpak Bharat dan Nias Selatan pekan ini turut bergabung bersama Kabupaten Nias Barat, Sibolga dan Nias Utara sebagai lima daerah berstatus zona hijau di Provinsi Sumut.Seperti diketahui, penetapan status zonasi risiko daerah tersebut, dihitung berdasarkan sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan melalui epidemiologi. Masing-masing adalah penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya sesuai update pertanggal 21 November 2021.Sementara itu, berdasarkan data milik Pemprov Sumut pertanggal 24 November 2021, di Kabupaten Pakpak Bharat masih ada tiga kasus aktif dan di Nias Selatan minus tujuh kasus aktif, lantaran kasus sembuhnya lebih tinggi dari kasus kumulatifnya. Lalu untuk Kabupaten Mandailing Natal terdapat satu kasus aktif dan Nias minus satu kasus aktif karena jumlah kasus sembuhnya juga lebih tinggi dari kasus kumulatif.[br] Terpisah, berdasarkan update data yang dilakukan Kemenkes RI, Provinsi Sumut disebutkan kembali menambah sembilan kasus konfirmasi positif baru, sehingga akumulasinya menjadi 106.012 orang. Sedangkan kasus sembuh hanya bertambah tiga kasus menjadi 103.001 orang. Kemudian untuk kasus kematian,tetap bertahan di angka 2.889 orang. Oleh karena itu berdasarkan data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 Sumut kini menjadi 122 orang. Di waktu yang sama, untuk mempercepat herd immunity, Provinsi Sumut kembali kedatangan 177.880 dosis vaksin Coronavac di Terminal Cargo Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Dalam pengawalan yang dilakukan, sebanyak 1 SSR personel Brimob dibawah pimpinan Kanit II Subden Bantis Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Iptu Sandro Situngkir juga diturunkan. Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Heriyono mengatakan, setibanya di Bandara, vksin tersebut nantinya akan disalurkan ke daerah-daerah di wilayah Sumut.(BS04)