Susul Kabupaten Nias Barat, Sumut Tambah Empat Daerah Zona Hijau

Herman - Sabtu, 20 November 2021 13:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112021/_8061_Susul-Kabupaten-Nias-Barat--Sumut-Tambah-Empat-Daerah-Zona-Hijau.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Satgas Penanganan Covid-19 kembali menetapkan empat daerah zona hijau baru di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyusul Kabupaten Nias Barat, Jumat (19/11/2021).Informasi diperoleh dari website resmi Satgas Penanganan Covid-19 Pusat di laman https://covid19.go.id/peta-risiko, keempatnya yakni, Kabupaten Nias, Kota Sibolga, Kabupaten Nias Utara, dan Kabupaten Mandailing Natal.Oleh karena itu, saat ini Provinsi Sumut telah memiliki lima daerah berzona hijau untuk risiko penyebaran Covid-19. Sedangkan sebanyak 28 Kabupaten/Kota lainnya masih bertahan di zona kuning (risiko rendah).Seperti diketahui, penetapan status zonasi risiko daerah tersebut, dihitung berdasarkan sejumlah indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan melalui epidemiologi. Masing-masing adalah penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya sesuai update pertanggal 14 November 2021.Sementara itu, berdasarkan data milik Pemprov Sumut pertanggal 17 November 2021, jumlah kasus aktif di Kabupaten Nias Barat, Nias Utara dan Mandailing Natal sudah nol kasus. Hanya saja untuk Kota Sibolga masih ditemukan satu kasus aktif dan Nias empat kasus aktif.[br] Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Nelly Fitriani mengatakan sejauh ini tingkat ketersediaan tempat tidur atau atau Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 di Sumut telah cenderung semakin menurun. Dia memaparkan, untuk BOR ICU Covid-19 kini berkisar 3,49 persen dan Isolasi 0,89 persen."Dari data yang ada, ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 berjumlah 4.781 bed, dengan rincian 4.380 bed isolasi dan 401 bed ICU," ungkapnya kepada wartawan.Nelly menambahkan, sedangkan untuk BOR Covid-19 di Medan saat ini, tercatat ICU 4,38 persen dan isolasi 1,25 persen. "Untuk ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Kota Medan, isolasi ada 1.837 bed dan ICU 251 bed," tandasnya.Sementara itu, berdasarkan data Kemenkes RI yang disampaikan oleh BNPB, Provinsi Sumut disebutkan hanya menambah satu kasus konfirmasi positif baru, sehingga total kasusnya hanya naik tipis menjadi 105.978 orang. Kemudian untuk kasus sembuh bertambah tujuh orang, sehingga totalnya menjadi 102.943 orang. Lalu untuk kasus kematian, hingga saat ini totalnya masih tetap bertahan di angka 2.889 orang. Oleh karena itu, melalui data tersebut maka saat ini kasus aktif Covid-19 Sumut tinggal menyisakan 146 kasus.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Kesehatan

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Kesehatan

Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh

Kesehatan

Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera

Kesehatan

Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19

Kesehatan

Kepada Tim Juri PPKM Award, Edy Rahmayadi Paparkan Strategi Sukses Penanganan Covid-19 di Sumut