Beritasumut.com - Setelah pada pekan sebelumnya sempat turun ke zona kuning (risiko rendah) penyebaran Covid-19, Kota Medan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kembali dinyatakan masuk ke dalam daftar daerah berzona oranye (risiko sedang) di Indonesia. Sedangkan Kota Tebingtinggi yang sebelumnya berada di zona oranye, kini statusnya telah diturunkan ke zona kuning, Jumat (01/10/2021).
Sementara itu, menurut Satgas Penanganan Covid-19 pusat, melalui website resminya di laman https://covid19.go.id/peta-risiko, dengan perubahan data ini, maka masih terdapat 32 Kabupaten/Kota di Sumut yang berstatus zona kuning dan satu zona oranye. Oleh karena itu, sejauh ini Sumut belum memiliki satu pun daerah berzona merah (risiko tinggi) dan zona hijau (zero kasus).
Seperti diketahui, penetapan status zonasi risiko daerah tersebut, dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator yang digunakan adalah epidemiologi, yaitu penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya sesuai update pertanggal 26 September 2021.
Baca Juga : Percepat Kekebalan Komunal, PUD Pasar dan Polsek Medan Baru Kolaborasi Gelar Vaksinasi Bagi Pedagang
Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat, seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama dua minggu terakhir. Selanjutnya, indikator pelayanan kesehatan, yakni jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan mampu menampung sampai dengan lebih dari 20 persen jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat.
[br] Terpisah, berdasarkan data kasus harian Covid-19 yang dikeluarkan Kemenkes pada 1 Oktober 2021, Sumut disebutkan memperoleh penambahan angka kesembuhan lebih banyak ketimbang kasus baru terkonfirmasi positif. Di mana angka kesembuhan yang didapatkan sebanyak 214 orang, sehingga totalnya kini naik menjadi 100.290 orang.
Kemudian untuk kasus baru positif, Sumut bertambah 86 kasus, sehingga akumulasinya naik menjadi 104.792 orang. Lalu angka kematian hanya diperoleh penambahan satu kasus menjadi 2.838 orang. Oleh karena itu, maka saat ini diketahui jumlah kasus aktif atau orang yang terpapar Covid-19 di Sumut kini hanya tersisa 1.664 orang.
Sementara itu, Kota Medan sejauh ini masih terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi. Misalnya di Kecamatan Medan Johor, kini dilakukan vaksin jemput bola atau vaksin jempol. "Vaksinasi jempol ini sudah kita lakukan selama tiga hari, awalnya di kelurahan Gedung Johor, Kedai Durian kemudian saat ini berlangsung di Kwala bekala. Sejauh ini sudah 900-an warga bertambah yang telah mendapatkan vaksinasi," ujar Camat Medan Johor, Zulfakhri Ahmadi. (BS09)