Kasus Covid-19 di Sumut Terus Menurun, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Jaga Prokes

- Senin, 13 September 2021 22:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092021/_8384_Kasus-Covid-19-di-Sumut-Terus-Menurun--Pemerintah-Minta-Masyarakat-Tetap-Jaga-Prokes.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com - Kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan terus menunjukan penurunan yang signifikan. Di Medan sendiri, saat ini kasus hariannya yang didapat, tidak lagi mencapai 200 orang per hari.

Kendati demikian, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Mardohar Tambunan mengingatkan kepada masyarakat agar tidak kendor menjalankan protokol kesehatan (prokes). Hal ini, kata dia, supaya kegiatan-kegiatan masyarakat dapat segera kembali normal.

"Tapi gitu dia masalahnya jika dibilang turun, langsung kendor prokes. Jadi ayok lah taat prokes, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kerumunan. Kita ini tinggal sikit (sedikit) laginya kasusnya, jadi masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam hal ini," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (12/09/2021).

Baca Juga : Polresta Deli Serdang Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap ke-II Mulai Hari Ini

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga MD KAHMI Medan, dr M Fauzi Siregar SpOnk Rad mengingatkan, agar penurunan kasus yang terjadi jangan langsung membuat cepat berpuas diri, melainkan harus meningkatkan lagi disiplin prokes karena pandemi belum selesai. "Jangan sampai muncul varian baru. Saya kira langkah-langkah yang perlu diintensifkan lagi kedepannya, termasuk terus melakukan sosialisasi prokes. Dengan demikian masyarakat mengetahui bagaimana menghindari terinfeksi virus. Selain itu cakupan dan laju vaksinasi harus dipercepat supaya terbentuknya herd immunity," imbuhnya.

[br] Dalam menekan angka penyebaran, Fauzi menambahkan agar banyak elemen masyarakat yang dilibatkan. Karena dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat, diharapkan membuat masyarakat patuh dan mau aktif menjalankan prokes serta mengikuti vaksinasi.

Informasi diperoleh, bahwa angka Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Medan yang selama ini berada di angka 60 persen kini telah turun menjadi 56 persen. Begitu juga dengan jumlah warga yang terpapar Covid-19 di lima kecamatan zona merah yakni Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Helvetia juga telah berkurang dan hingga kini belum ada pertambahan kecamatan baru yang masuk zona merah.

Terpisah, di Provinsi Sumut sendiri, penambahan kasus harian baru yang diperoleh pada Minggu (12/09/2021) hanya sebanyak 281 kasus menjadi total 101.749 orang. Kemudian untuk angka kesembuhan didapatkan 527 orang, sehingga total menjadi 89.570 orang. Selanjutnya untuk kasus kematian didapatkan 14 orang menjadi total 2.592 orang. Untuk itu, melalui data tersebut maka saat ini berjumlah 9.587 atau menurun 260 kasus dari hari sebelumnya 9.847 orang. (BS06)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Ketika Masyarakat Kota Medan Nikmati Manfaat Program UHC JKMB

Kesehatan

RS Adam Malik Raih 4 Penghargaan dari Kemenkes RI untuk Kinerja 2024

Kesehatan

Kunjungan Bupati Nias Utara ke Kemenkes RI

Kesehatan

Sekdaprov Sumut Lantik Faisal Hasrimi sebagai Kadis Kesehatan

Kesehatan

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Kesehatan

Musim Pancaroba, Dinas Kesehatan Imbau Perbanyak Minum Air Putih