Beritasumut.com - Trend kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sepertinya bakal memasuki masa terburuknya. Di mana laju pertumbuhan kasus positifnya terus naik, bahkan mencapai angka tertinggi selama berlangsungnya pandemi Covid-19 di Provinsi ini.
Berdasarkan update data Kemenkes RI yang disampaikan BNPB, Sumut bahkan memperoleh penambahan 2.045 kasus baru konfirmasi, sehingga akumulasinya melonjak dari 66.993 menjadi 69.038 orang. Dengan penambahan itu, Sumut juga menjadi Provinsi terbanyak ketujuh dalam menyumbangkan 39.532 kasus baru positif nasional.
Bersamaan dengan itu, untuk kasus kesembuhan, Sumut juga menembus angka tertinggi sepanjang pandemi dengan capaian 1.005 orang, sehingga akumulasinya meningkat dari 43.536 menjadi 44.541 orang. Namun secara nasional, dengan jumlah itu, Sumut baru menjadi daerah ke-11 yang berkontribusi menyumbangkan 48.832 kasus sembuh di Indonesia.
Baca Juga : Kepala BNPB Apresiasi Bobby Nasution Sediakan Tempat Isoter di Gedung P4TK Helvetia
Sejalan dengan itu, untuk kasus kematian, Sumut juga masih terus menambah angka korbannya. Kali ini tercatat sebanyak 24 orang, sehingga akumulasinya naik dari 1.581 menjadi 1.605 orang. Dalam kasus kematian ini, Sumut tercatat menjadi Provinsi terbanyak ke-13 menyumbangkan dari total 1.635 kasus kematian di Tanah Air. Oleh karena itu, melalui data-data tersebut, kasus aktif Sumut juga kembali melonjak dari 21.876 orang menjadi 22.892 orang.
[br] Terkait penanganan Covid-19 di Sumut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, Jumat (06/08/2021). Kunjungan ini dilakukannya bersama Walikota Medan, Bobby Nasution meninjau pembangunan ruang ICU Covid-19 di rumah sakit tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ganip yang juga Ketua Satgas Covid-19 ini menjelaskan, ruangan ICU ini akan dibangun untuk 20 kamar pasien Covid 19. "Sesuai laporan Pak Wali, rumah sakit ini juga sudah mengkonversi hampir 70 persen tempat tidurnya khusus untuk penanganan Covid-19. Tapi memang inilah yang harus kita jalani, pengelolaannya di hulu yang harus bagus, supaya di hilirnya tidak tertekan," jelasnya.
Oleh karena itu, dalam waktu yang tidak terlalu lama, Ganip berharap, pembangunan ruangan ICU Covid-19 ini akan siap dan dapat dipergunakan untuk pasien dengan kategori berat sampai sedang.
Baca Juga : Peta Risiko Tampilkan Kota Binjai dan Kota Pematangsiantar Zona Merah Covid-19
Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, dr Suryadi Panjaitan menambahkan, pembangunan ICU Covid-19 ini terdiri dari 20 ruangan, di mana 14 ruangan digunakan untuk dewasa dan enam ruangan untuk anak. Suryadi berharap, ruang ICU ini dapat digunakan sebelum tanggal 12 Agutus 2021 mendatang. Sedangkan untuk alkes di ICU Covid-19 ini, sambung dia, selain menggunakan alkes yang sudah ada, nantinya akan ada bantuan dari Kementerian Kesehatan RI. "Kita berharap, dari BNPB Pusat akan membantu untuk pengadaan, misalnya ventilator, monitor," tandasnya. (BS04)