Beritasumut.com-Masyarakat di seluruh dunia setiap tanggal 7 April memperingati Hari Kesehatan Internasional (World Health Day). 'Building a fairer, healthier world' atau membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat, itulah tema yang dibuat WHO pada peringatan tahun ini.Layanan kesehatan yang berkualitas memang sangat penting diwujudkan. Namun sejauh ini hal itu belum juga dapat diwujudkan."Itulah yang kita perjuangkan selama ini. JKM itu juga didirikan temanya adalah bagaimana kesehatan bisa diakses untuk semua," ungkap Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Delyuzar MKed (PA) SpPA (K).
Baca Juga :
Lebih jauh Delyuzar mencontohkan, khususnya bagi daerah yang terpencil dan sulit dijangkau, masyarakatnya belum dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas tersebut. "Jadi bukan sekedar mendapatkan akses, kualitas kesehatan yang didapatkan juga harus sama," terangnya.Belum lagi, lanjut Delyuzar, persoalan sarana dan prasana yang membuat layanan kesehatan berkualitas belum dapat terwujud. Delyuzar mengusulkan agar kiranya pemerintah juga dapat menambah anggaran kesehatan seperti halnya yang diberikan pada anggaran pendidikan.[br] "Supaya akses layanan itu bisa diterima semua orang, itu butuh pendataan yang baik dan didukung oleh mental dari tenaga kesehatan. Karenanya, tenaga kesehatan itu perlu mendapatkan insentif agar dia dapat bekerja dengan senang hati dalam melayani masyarakat," jelasnya.Delyuzar menambahkan layanan kesehatan itu juga tidak semata-mata hanya diberikan untuk orang yang sakit saja, namun orang yang sehat juga perlu diberikan informasi tentang kesehatan dan pendampingan, sehingga nantinya bisa memiliki kesadaran untuk menjalankan hidup sehat. Terkait adanya wacana BPJS Kesehatan satu kelas, Delyuzar menilai jika hal tersebut merupakan langkah yang baik."Harusnya seperti itu, kelasnya sama kualitas juga harus sama," tutupnya.(BS09)