Hati-hati, Pandemi COVID-19 Tingkatkan Risiko Obesitas Pada Anak

- Sabtu, 27 Maret 2021 20:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032021/_3774_Hati-hati--Pandemi-COVID-19-Tingkatkan-Risiko-Obesitas-Pada-Anak.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Di masa pandemi COVID-19 sekarang ini, banyak aktivitas yang mengharuskan kita di rumah saja termasuk aktivitas pembelajaran serta waktu bermain pada anak.Banyaknya kegiatan di rumah saja, menimbulkan kekhawatiran akan timbulnya masalah kesehatan baru pada anak, yakni obesitas. Hal ini turut disebabkan oleh pola kebiasaan makan yang diikuti dengan kurangnya aktivitas fisik selama mereka di rumah."Dengan tingginya frekuensi kegiatan online, menjadi salah satu penyebab penambahan berat badan. Sebab, sambil belajar mereka sambil ngemil juga," kata Direktur Kesehatan Keluarga Erna Mulati dilansir dari laman kemkes, Sabtu (27/03/2021).

Baca Juga : Datangkan 16 Juta Dosis Vaksin, Pemerintah Terus Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19

Perwakilan IDAI, I Gusti Lanang Sidiartha mengatakan obesitas terjadi karena asupan kalori lebih tinggi dibandingkan kebutuhan kalori harian. Asupan kalori yang tinggi bisa disebabkan konsumsi minuman manis dan camilan yang berlebih, serta kurang diimbangin dengan aktivitas fisik."Sekarang ini semua kegiatan online, apalagi ada snack di sekitarnya itu sangat berkorelasi positif dengan Indeks Masa Tubuh," terangnya.Agar konsumsi makanan tidak sehat selama di rumah berkurang, Lanang menyarankan agar snack dan minuman manis tersebut diganti dengan makanan yang lebih sehat seperti buah-buahan dan air mineral serta menggiatkan aktivitas fisik selama 30 menit sehari.[br] Dicky L. Tahapary dari Himpunan Study Obesitas Indonesia menyebutkan agar obesitas tidak memicu timbulnya masalah kesehatan kronis, upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin. Caranya dengan mengukur lingkar perut. Apabila ukurannya melebihi IBM maka harus segera menurunkan berat berat.Erna menambahkan, upaya pencegahan obsesitas pada anak termasuk di masa pandemi sekarang ini, membutuhkan peran keluarga.Dukungan keluarga di rumah, dapat dilakukan dengan memenuhi kebutuhan gizi seimbangnya, menstimulasi perkembangan anak dengan memberikan waktu istirahat yang cukup dan aktivitas fisik, memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, serta memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan pada anak terpenuhi.

"Upaya pencegahan ini harus dilakukan secara intensif karena anak obesitas memiliki risiko mengalami berbagai penyakit tidak menular di masa remaja," tuturnya.[br] Diungkapkan oleh Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu, berdasarkan laporan dari World Obesity Federation disebutkan orang dengan obesitas memiliki risiko hingga 2 kali lipat memiliki gejala lebih parah dan menjalani perawatan di rumah sakit lebih lama apabila terinfeksi COVID-19.

"Kementerian Kesehatan terus melakukan upaya serius dengan menggandeng berbagai pihak supaya bisa menekan laju obesitas di Indonesia," kata Maxi.Upaya penanggulangan obesitas di Indonesia dilakukan dengan membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), mengencarkan penanggulangan obesitas di FKTP, Puskesmas dan Klinik, pengembangan penanggulangan obsesitas pada anak sekolah yang terintegrasi dengan UKS, mendorong kemandirian masyarakat untuk menerapkan hidup sehat dan rutin aktivitas fisik, peningkatan dan pemberdayaan masyarakat mengenai pencegahan obesitas.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis

Kesehatan

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Kesehatan

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Kesehatan

Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh

Kesehatan

Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera

Kesehatan

Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19