Mahasiswa Unimed Ciptakan Teknologi Penyembuhan Patah Tulang dan Kaki O

- Minggu, 04 Oktober 2020 06:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102020/_9617_Mahasiswa-Unimed-Ciptakan-Teknologi-Penyembuhan-Patah-Tulang-dan-Kaki-O.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil menciptakan sebuah inovasi yang dapat menyembuhkan patah tulang dan kelainan pada kaki yakni genu varum atau yang biasa dikenal sebagai Kaki O.

Dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (04/10/2020), inovasi yang dibuat mereka dinamakan Toolset Kem-Kem. Mahasiswa yang membuat teknologi ini tergabung dalam tim PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T) yang diketuai oleh Emelia Ginting (FMIPA) dan Beranggotakan Nurul Qodri (FT), Vebria Adnin (FMIPA), Nurhikmah Weisdiyanti (FMIPA) dan Ibnu Akbar (FT) di bawah bimbingan Dr Rahmatsyah MSi.

Emelia mengatakan alasan dia dan kawan-kawannya menciptakan teknologi ini agar dapat membantu para dukun patah tulang atau yang biasa dikenal di masyarakat dengan sebutan Kem-Kem dapat memberikan analisis dan tindakan yang lebih cepat ketika mengobati pasien.

“Dengan menggunakan teknologi Toolset Kem-Kem Era Society 5.0 yang kami ciptakan ini dapat membantu penyembuhan patah tulang dan kelainan kaki O dengan waktu yang singkat, dan presisi serta tidak memerlukan banyak energi karena toolset yang kami ciptakan ini mempunyai kelebihan yakni memiliki rekaman perkembangan pergerakan tulang. dengan adanya rekaman perkembangan pergerakan tulang ini maka para kem-kem dapat memantau perkembangan pasien sehingga memudahkan mereka untuk mengambil tindakan yang lebih lanjut,” jelasnya.

Emilia juga menyampaikan bahwa metode kegiatan ini dilakukan mulai dari diskusi secara daring bersama dengan dosen pendamping dan dilanjutkan ke mitra, kemudian dilakukan persiapan dan pembuatan luaran PKM-T yakni berupa rancangan 3D alat toolset kem-kem, buku panduan digital serta katalog indikator kesembuhan patah tulang dan kaki O. Selanjutnya pendampingan dengan mitra secara daring dan dilakukan monitoring dan evaluasi melalui google form. hal ini dapat meningkatkan Proyeksi Imcome pendapatan mitra.

Sementara itu, dosen pembimbing tim PKM Dr Rahmatsyah mengatakan bahwa teknologi yang diciptakan merupakan teknologi yang bagus karena belum ada yang membuat inovasi ini."Dengan adanya inovasi ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan para kem-kem dan meningkatkan pemasukan mereka,” pungkasnya.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Kesehatan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Kesehatan

Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kesehatan

PKM Unimed Kembangkan Usaha Menjahit Rumahan Berbasis Rental Busana

Kesehatan

PKM UNIMED Latih Siswa SMKS Desain Pola Busana Secara Digital

Kesehatan

PKM UNIMED Tingkatkan Mutu Hasil Produk Batik Cap Sumut Melalui Modernisasi Peranti Produksi