GTPP Covid-19 Sumut: Kapasitas Pemeriksaan Swab Test Meningkat Drastis

- Selasa, 29 September 2020 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092020/_6745_GTPP-Covid-19-Sumut--Kapasitas-Pemeriksaan-Swab-Test-Meningkat-Drastis.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya memutus penyebaran Covid-19. Selain sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan, GTPP Covid-19 Sumut juga meningkatkan testing, tracing dan treatment (3T) dengan memperkuat kapasitas pengujian sampel swab.Dalam sepekan terakhir, GTPP Covid-19 Sumut berhasil menguji 18.775 sampel atau 2.682 uji sampel per hari. Jumlah ini meningkat sekitar 10.000 sampel dibanding beberapa minggu sebelumnya. Bahkan pada tahap II di bulan Juli 2020, hanya mampu memeriksa sekitar 3.000 sampel.“Kurang lebih kenaikan 10.000 spesimen per minggu, bahkan 1 minggu terakhir GTPP Covid-19 melaksanakan pemeriksaan 18.775 spesimen swab PCR. Dari hasil pemeriksaan swab PCR massif ini dideteksi angka Covid-19 yang relatif meningkat,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumut Whiko Irwan mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada live streaming update Covid-19 Sumut di Media Center GTPP Covid-19 Sumut Lantai 6 Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro No.30 Medan, Senin (28/09/2020).Dari peningkatan pemeriksaan spesimen swab PCR ditemukan adanya peningkatan kesembuhan 4,08 poin dari 60,09% minggu lalu menjadi 64,17%. Begitu juga dengan kematian yang menurun 0,7 poin, dari 4,26% menjadi 4,19% per 27 September 2020. “Angka Covid-19 relatif meningkat, namun kita tidak perlu berkecil hati karena penderita yang sembuh juga relatif lebih banyak, demikian juga dengan angka kematian yang menurun,” tambah Whiko.Selain itu, Whiko juga mengingatkan kepada masyarakat terutama pemilik usaha untuk menerapkan protokol kesehatan. Pelanggar protokol kesehatan akan mendapatkan sanksi teguran sampai denda dan pencabutan ijin usaha. “Pemprov Sumut, Pemkab dan Pemko gencar melakukan penindakan dan pendisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Petugas gabungan melaksanakan sweeping protokol kesehatan di tempat-tempat umum seperti jalan raya, rumah makan, kafe dan hiburan malam. Bila melanggar ada sanksi teguran hingga pencabutan ijin usaha,” tegasnya.Data per tanggal 28 September 2020 konfirmasi positif di Sumut mencapai angka 10.123 kasus, meningkat 670 kasus dibanding minggu lalu dan suspek 948 orang. Sedangkan untuk kesembuhan meningkat 812 kasus dengan total 6.635 dan meninggal minggu ini 21 orang. Total spesimen yang telah diuji GTPP Covid-19 Sumut saat ini 89.294.

“Kita harus menyadari saat ini kita hidup berdampingan dengan Covid-19. Untuk itu marilah kita melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan cara gunakan masker pelindung hidung dan mulut, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan hindari kerumunan,” terang Whiko. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11

Kesehatan

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Kesehatan

Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan

Kesehatan

Ketika Masyarakat Kota Medan Nikmati Manfaat Program UHC JKMB

Kesehatan

Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal

Kesehatan

Jajaki Kerja Sama dengan SUCOFINDO, Pj Gubernur Sumut Sebut Ini Kerja Sama yang Strategis