Prof Wiku Bantah Isu Covid-19 Konspirasi, Virus Ini Ancaman Nyata

- Rabu, 29 Juli 2020 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072020/_363_Prof-Wiku-Bantah-Isu-Covid-19-Konspirasi--Virus-Ini-Ancaman-Nyata.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Penularan virus SARS-CoV-2 masih terjadi di tengah masyarakat. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 per Selasa (28/07/2020), jumlah kasus konfirmasi positif mencapai angka 102.051. Data ini menunjukkan virus penyebab COVID-19 masih ancaman berbahaya di masyakarat. Meski demikian, beredar isu yang menyebut penyebaran virus SARS-CoV-2 sebagai sebuah konspirasi. Adanya isu yang tidak jelas asal-usulnya itu langsung dibantah oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito, dilansir dari Covid19.go.id, Rabu (29/07/2020).Prof Wiku menegaskan, COVID-19 bukan konspirasi. "Seperti yang kita lihat bersama, kasusnya semakin lama semakin meningkat, tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, dan sudah banyak korban yang berjatuhan, banyak tenaga kesehatan yang gugur, bukan hanya di Indonesia tapi juga di tempat lain di dunia," ujarnya. Dia mengimbau masyarakat untuk tidak lengah menghadapi kondisi saat ini. Menurutnya keberadaan virus ini dapat dibuktikan dengan data riil dan kasus yang dihadapi hampir seluruh negara di dunia. "Jadi, bukan berupa konspirasi. Kami mohon agar, semua pihak melihat apa yang terjadi di angka yang ada di seluruh dunia, dan kita betul-betul menjaga keamanan dan keselamatan anggota keluarga kita semuanya," imbaunya. Selanjutnya Wiku berpesan setiap individu untuk memberikan pesan yang baik kepada publik. Ia mengharapkan siapa pun sebagai figur publik untuk menjaga dan menyampaikan pesan kepada masyarakat berdasarkan data dan informasi yang benar, dari sumber terpercaya. "Silakan bertanya kepada para pakar agar, informasinya bisa disampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa mengikutinya dengan baik," lanjut Wiku yang juga ditunjuk sebagai Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19. Dia menekankan informasi yang disampaikan kepada masyarakar diharapkan tidak memberikan bencana, tetapi manfaat kepada masyarakat yang mendengar. "Ini menjadi tugas kita bersama untuk bersatu melawan COVID-19 agar bangsa kita bisa selamat," ujar Wiku. Terkait penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 harian, satgas mencatat kasus baru per hari Selasa (28/07/2020), berjumlah 1.748. Jumlah tertinggi teridentifikasi di DKI Jakarta dengan penambahan 409 kasus, Provinsi Jawa Timur 313, Jawa Tengah 185, Sulawesi Selatan 132 dan Jawa Barat 128. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Kesehatan

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Kesehatan

Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh

Kesehatan

Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera

Kesehatan

Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19

Kesehatan

Kepada Tim Juri PPKM Award, Edy Rahmayadi Paparkan Strategi Sukses Penanganan Covid-19 di Sumut