Meski Hasil Rapid Test Negatif, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Herman - Sabtu, 02 Mei 2020 14:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052020/_4384_Meski-Hasil-Rapid-Test-Negatif--Masyarakat-Diminta-Tetap-Waspada-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Mayor Kes. dr. Whiko Irwan meminta masyarakat yang sudah melakukan pemeriksaan rapid test virus Corona (Covid-19) dan hasilnya negatif untuk tetap waspada. Sebab ada tiga kemungkinan yang dapat menyebabkan masyarakat masih dapat terpapar Covid-19.Hal tersebut diungkapkan dr Whiko saat live streaming melalui akun Youtube Humas Sumut di Gedung Lama Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (01/05/2020).Dikatakan dr Whiko, ada tiga kemungkinan yang mengakibatkan masyarakat masih dapat terpapar Covid-19 meskipun telah melakukan rapid test dan hasilnya negatif. “Pertama itu Anda di tes 7 hari sebelum masa infeksi sehingga antibody belum terbentuk. Kedua imun sedang buruk atau Anda sedang mengkonsumsi obat imunosupresan (obat penekan atau menurunkan imun) dan yang ketiga imun Anda sedang tinggi, tetapi Anda bukan kebal terhadap Covid-19,” terang Whiko.Untuk itu, GTTP Covid-19 Sumut juga mengharapkan masyarakat Sumut untuk meningkatkan imunitas diri agar tidak terpapar virus Corona. Dr. Whiko juga menyebutkan saat ini banyak pasien positif Covid-19 yang sembuh di Sumut. Terdata ada 41 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 atau 35 persen dari total 117 pasien positif (data 1 Mei 2020). Sedangkan untuk kematian berjumlah 13 orang atau 11 persen. “Banyak kasus yang sembuh di Sumut. Karena itu mari kita tingkatkan imunitas kita dengan makan-makanan yang bergizi, cukup istirahat, rajin minum air putih dan olahraga,” terang Whiko.Dalam kesempatan itu, dr Whiko juga meminta agar masyarakat menjadikan protokol kesehatan sebagai kebiasaan hidup. Dengan terbiasanya masyarakat menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini, diyakini dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.Dikatakannya, bila masyarakat terbiasa memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan tidak keluar rumah bila tidak mendesak serta melakukan protokol kesehatan lainnya, maka Covid-19 hilang dari Sumut.“Jadikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 menjadi kebiasaan sehari-hari selama status tanggap darurat. Ini harus kita lakukan bersama-sama. Bila semua orang menjaga diri masing-masing tidak akan ada tempat lagi bagi Covid-19 untuk menular kepada kita,” kata dr Whiko.Sementara itu, pasien positif Covid-19 Sumut pertama yang sembuh, dr. Maliana mengatakan satu kunci dalam penyembuhan adalah imun tubuh. Untuk itu pasien positif tidak boleh stres, tertekan, sedih dan merasa terpuruk agar imun tubuhnya bekerja dengan baik.“Imbauan saya kepada pasien positif lainnya, selama pengobatan yang terpenting adalah menjaga agar kita tidak tertekan, stres dan merasa terpuruk agar imun tubuh kita bisa bekerja maksimal. Awalnya saya juga kaget hasil tes saya positif Covid-19, tetapi saya meyakinkan diri saya pasti bisa sembuh dan menjauhkan pikiran-pikiran negatif,” kata dr. Maliana saat video call dengan Jubir GTTP Covid-19 Sumut dr. Aris Yudhariansyah yang juga disiarkan langsung di Kanal YouTube Humas Sumut.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemerintah Utamakan Penggunaan Vaksin COVID-19 Produksi Dalam Negeri

Kesehatan

Kasus Aktif Covid-19 Sumut 723 Orang, Vaksinasi Booster Tahap Kedua Capai 35,13 Persen

Kesehatan

Dinkes Sumut Terus Edukasi Masyarakat Cegah Peningkatan Covid-19

Kesehatan

1.452 Warga Sumut Dinyatakan Sembuh Covid-19 Sumut

Kesehatan

Jangan Sepele, Satgas Covid-19 Sumut Tegaskan Omicron Juga Berbahaya

Kesehatan

Kapolri Paparkan Tiga Strategi Antisipasi Lonjakan Covid-19