Langkat Masih Berstatus Zona Hijau Nol Kasus Positif COVID-19

Herman - Senin, 27 April 2020 16:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042020/_5248_Langkat-Masih-Berstatus-Zona-Hijau-Nol-Kasus-Positif-COVID-19-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Hingga saat ini, Kabupaten Langkat masih Nol Kasus positif Covid 19 dan masih berstatus zona hijau untuk wilayah dengan sebaran positif virus corona. ."Belum ada 1 orang pun warga Langkat yang berstatus positif Covid 19, wilayah kita masih zona hijau," tegas Jubir Covid 19 Langkat Dr M.Arifin Sinaga, di Posko Humas Covid 19 Langkat, Senin (27/04/2020). .Masyarakat Langkat dan diluar Langkat dihimbau untuk mengakses info perkembangan kasus Covid 19 di Langkat Melalui aplikasi web resmi milik Satgas Covid 19 Langkat, yaitu: coronainfo.langkatkab.go.id , atau mengunjungi Medsos milik Diskominfo Langkat. Yakni FB: @diskominfo langkat, IG:@diskominfo_langkat dan Twitter:@kominfolangkat.Masyarakat juga dihimbau untuk tidak mempercayai data-data tentang sebaran covid19, selain dari halaman web/akun medsos resmi yang di keluarkan pemerintah. "Setiap harinya perkembangan kasus Covid 19 di Langkat, selalu disajikan dengan data terupdate pada pukul 17:30 WIB, melalui kanal-kanal resmi tersebut," ungkap Jubir. .Info data update terakhir per 26 April 2020 pukul 17.30 WIB perkembangan kasus Covid 19 di Langkat, Untuk ODP 5 orang, selesai pemantauan 43 orang, total 48 orang. PDP 4 orang, selesai 4 orang, total 8 orang. "Melihat data ini, Allhamdulilah kasus Covid 19 secara garis besar terus menurun di Langkat," sebutnya. .Sembari menerangkan, seseorang dikatakan PDP atau Pasien Dalam Pemantauan sebab mengalami gejala yang tampak seperti demam, sesak napas hingga sakit tenggorokan, dengan dosis lebih berat dari gejala yang dialami ODP atau Orang Dalam Pengawasan. "Jadi PDP satu tingkat lebih tinggi dari ODP, tapi keduanya bukan positif corona virus," tandasnya..Jelasnya, PDP berstatus sementara sebelum keluar hasil PCR atau Polymerase Chain Reaction. Apabila hasil sudah keluar, status PDP otomatis berakhir, berubah menjadi negatif Covid 19 atau positif Covid 19. "Sementara untuk dinyatakan Positif Covid 19 yaitu setelah melalui 2 test, yaitu test PCR dan Rapid Test," paparnya. .Sementara Ketua Bidang Humas Covid 19 Langkat, H.Syahmadi, menjelaskan, soal pemberitaan dan perdebatan di Instagram pada beberapa akun berita media sosial, tentang berita miring soal peta zona merah untuk wilayah Langkat, "Hal ini adalah disinformasi. Hal ini terjadi karena akun media sosial tersebut menyajikan info dengan narasi yang kurang lengkap, dan data-data menyomot dari akun resmi covid19 sumut yang di keluarkan Satgas Covid 19 Provsu. Hal tersebut adalah bukan merupakan zona merah positif corona, melainkan zona merah untuk PDP". ."PDP itu bukan Positif Covid 19. Jadi diharapkan masyarakat tidak panik dan bisa melihat membaca informasi dengan jeli, serta dapat memahami istilah-istilah virus corona dengan baik, agar tidak menjadi salah pengertian," ungkapnya. .Menurut sumber dari web resmi Covid19.sumutprov.go.id dan akun resmi Instagram Covid-19 Sumut, terdapat dua peta zonasi, peta zona sebaran positif covid19 sumut dimana langkat masih hijau dengan 0 kasus Positif, dan peta zonasi PDP covid19 sumut dimana langkat termasuk merah karena memang ada PDP..Syahmadi juga menghimbau, kepada masyarakat yang ingin mendapatkan perkembangan informasi kasus Covid 19 di Langkat secara langsung. Bisa datang ke Posko Informasi Covid 19 di Kantor Dinkes Langkat, komplek perkantoran Pemda Langkat. "Jadi kami minta kepada masyarakat, untuk tidak mudah mempercayai perkembangan informasi kasus Covid 19 di Langkat, Selain alamat web/akun media sosial resmi milik Satgas Covid 19 Langkat sendiri," tegasnya.(BS10)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Mulai Diperbaiki Oktober

Kesehatan

Sadis! Dua Centeng Kebun Tembak dan Bacok Terduga Maling Sawit hingga Tewas

Kesehatan

Syah Afandin: Bank Sumut Mitra Utama Pemerintah Langkat

Kesehatan

Bupati Langkat Santuni Santri Tarawih Dan Tadarus Di Rumah Dinas

Kesehatan

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Kesehatan

Bupati Langkat Dorong Kolaborasi Perangkat Daerah Dalam Penyusunan RKPD 2026