Beritasumut.com-Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI, melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan mengimbau seluruh Direktur Rumah Sakit di Indonesia untuk bersiap siaga mengantisipasi penyebaran dan penanganan Penyakit Infeksi Emerging (PIE). Adapun tiga penekanan instruksi diantaranya dalam hal fasilitas, Sumber Daya Manusia, penanganan, hingga evaluasi prosedural sesuai SOP. Dilansir dari Kemkes.go.id, Senin (02/03/2020), Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr Bambang Wibowo SpOG(K) MARS menyebut 5 nama rumah sakit rujukan di Sumatera Utara. DIantaranya :RSU H. Adam Malik Medan (Jl. Bunga lau No.17 Telp: 061 - 8360381 ; Fax: 061 - 8360255)RSU Kabanjahe (Jl. KS Ketaren 8 Kabanjahe Telp: 20550)RSU Pematang Siantar (Jl. Sutomo No.230 P. Siantar Telp: 0634-21780)RSU Tarutung (Jl. Bin Harun Said Tarutung Telp: 0633-21303)RSU Padang Sidempuan (Jl. Dr FL Tobing Pd Sidempuan Telp: 21780)Terkait perkembangan kasus Coronavirus Disease (COVID-19), menggunakan sumber data WHO tanggal 1 Maret 2020, dilansir dari Infeksiemerging.kemkes.go.id, Senin (02/03/2020) disebutkan sejumlah fakta-fakta terkait situasi terkini. Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 29 Februari 2020 adalah 85.503 kasus, 79.394 kasus diantaranya dilaporkan dari Cina (tersebar di 34 wilayah termasuk Hong Kong SAR, Macau SAR, dan Taipei), dengan 83,5% kasus konfirmasi dari Cina berasal dari Provinsi Hubei Total kematian 2.924 kasus (CFR 3,42%), 2.838 diantaranya dilaporkan dari Cina. Kasus konfirmasi yang dilaporkan di 53 negara di luar negara Cina, sebanyak 6.009 kasus dengan 86 kematian di 6 negara (Filipina, Jepang, Republik Korea, Perancis, Iran, dan Italia). Dari 6.009 kasus yang dilaporkan di 53 negara di luar negara Cina, 28 kasus (0,46%) merupakan tenaga kesehatan. Dari 53 negara di luar negara Cina yang melaporkan kasus konfirmasi COVID-19, 17 negara diantaranya merupakan negara yang melaporkan terjadinya transmisi lokal. Negara terjangkit yang melaporkan adanya transmisi lokal ada 18 negara yaitu Cina, Singapura, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Vietnam, Thailand, Amerika Serikat, Jerman, Perancis, UK, Uni Emirat Arab, Australia, Iran, Italia, Spanyol, Kroasia, dan San Marino. Sedangkan negara lain hanya melaporkan kasus import dari Cina (Memiliki riwayat bepergian ke Cina) dan atau belum ada transmisi lokal di negaranya. Daftar negara ini dapat berubah setiap harinya mengikuti perkembangan data dan informasi yang didapatkan. Dua negara melapokan kasus COVID-19 pertama yaitu negara Mexico dan San Marino. Penilaian risiko COVID-19 menurut WHO di tingkat Regional dan Global sejak 28 Februari 2020 menjadi Sangat Tinggi. Dari 331 orang yang diperiksa dan negatif COVID-19, 188 orang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) World Dream yang saat ini sedang diobservasi. (BS09)