Beritasumut.com-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumatera Utara (Sumut), dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, berharap anggota Pramuka dapat menjadi agen perubahan di bidang kesehatan, khususnya bagi Provinsi Sumut. Hal ini senada dengan salah satu satuan karyanya (Saka) Pramuka yakni Saka Bakti Husada. "Saka Bakti Husada merupakan salah satu Satya Karya Pramuka yang menyangkut kesehatan. Jadi mereka diharapkan dapat menjadi Agen of Change (Agen Perubahan) yang bisa menularkan kepada kawan-kawan sebayanya," ungkapnya Kadinkes Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, kepada wartawan di Medan, Rabu (23/10/2019). Untuk itu dr Alwi mengaku, Dinas Kesehatan akan memberikan pelatihan kepada mereka, seperti bagaimana penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga soal pelaksanaan pelayanan kesehatan. Ia menjelaskan, satu orang dari masing-masing Kwarcab akan diundang untuk berlatih bersama pengelola program dari Dinas Kesehatan satu orang, serta dua orang dari Puskesmas. "Sehingga mereka ini nanti akan memiliki satu pandangan di Kabupaten/Kota. Kemudian dapat membentuk pangkalan-pangkalan Saka Bakti Husada ditingkat bawah atau di tingkat cabangnya," jelasnya. Menurut Alwi, hal ini sangat strategis dalam upaya membangun kesadaran kesehatan di wilayah Sumut. Apalagi usia dari Saka Bakti Husada ini berkisar diantara umur 16 sampai 25 tahun. "Jadi memang sangat strategis untuk memberikan mereka muatan kesehatan," ujarnya. Alwi menerangkan, jika hal ini bisa berjalan dengan baik, maka diharapkan dapat menjadi langkah kebangkitan Saka Bakti Husada di Provinsi Sumut. Untuk hasil akhirnya, sambung dia, Sumut diharapkan dapat memiliki generasi muda yang berkesadaran tinggi akan kesehatan sebagai Agen of Change, yang bisa menggerakkan perubahan ke arah kesehatan yang lebih baik. "Jadi tahun depan, kalau itu terjadi akan ada semacam perkemahan, khusus untuk saka Bakti Husada ini," pungkasnya. (BS04)