Beritasumut.com-Direktur Reserse (Dirres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut), Kombes Pol Hendri Marpaung mengungkapkan jika pihaknya sejauh ini belum menemukan kasus remaja seperti di Pulau Jawa yang kecanduan minum air rebusan pembalut wanita di wilayah Sumut.Kabarnya, dengan meminum air rebusan tersebut akan memiliki efek sensasi seperti mengonsumsi narkotika jenis sabu. Menurut Hendri, perlu dilakukan penelitian mendalam untuk mengetahui apakah benar ada zat adiktif yang terkandung dalam pembalut wanita itu. Hal ini sedang diteliti oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). "Sejauh ini kasusnya (minum air pembalut-red) belum ada di Sumut.Kalau kata Deputi Pemberantasan BNN Pak Irjen Pol Arman Depari, perlu dilakukan dulu penelitian terhadap pembalut wanita, apakah ada terkandung zat adiktif yang bisa membuat orang yang mengonsumsi air rebusannya menjadi teler," ujar Kombes Pol Hendri Marpaung kepada wartawan, Jumat (09/11/2018). Hendri menjelaskan, di dalam pembalut wanita terdapat gel yang berfungsi untuk menyerap cairan. Tapi ia menegaskan, pihaknya belum mengetahui pasti apakah gel itu yang memiliki zat adiktif bila direbus air atau tidak."Itu yang kita belum tahu, apakah di gel nya atau di mananya. Artinya masih dalam penelitian," tuturnya. Untuk itu, lanjutnya, andaikata kejadian seperti di Pulau Jawa itu juga ditemukan di Sumut atau Kota Medan, pihaknya sendiri masih sulit untuk mempidanakan orang yang mengkonsumsinya. "Soal apakah orang yang mengonsumsinya bakal terjerat pasal penyalahgunaan narkotika, kita juga belum bisa menyangkakan hal itu," pungkasnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, yang dikonfirmasi mengenai fenomena aneh remaja di Pulau Jawa itu mengaku terkejut. "Wah baru dengar saya, soal itu," ungkapnya. Sebagai juru bicara Polda Sumut, ia mengaku belum ada menerima laporan dari polres-polres sejajaran, terkait ada tidaknya warga yang diamankan perihal meminum air rebusan pembalut wanita itu."Sejauh ini belum ada laporan ke kita. Nanti coba di monitor, bila ada akan diinformasikan," pungkasnya.(BS04)