Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat membuat satu terobosan baru khusus ditujukan kepada ibu hamil dan menyusui dimulai dari seorang ibu dinyatakan hamil sampai anak berumur 24 bulan. Program ini bertujuan untuk mendukung gerakan 1000 Hari pertama kehidupan menuju generasi emas Kabupaten Pakpak Bharat. Program yang digagas oleh Bupati Remigo Yolando Berutu MBA ini untuk mendukung salah satu program dari pemerintah pusat yaitu menuntaskan stunting, di mana Bupati membuat suatu kebijakan untuk mengharuskan ibu yang sudah dinyatakan positif hamil segera dipandu oleh tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan (Ante Natal Care) dan mendapatkan penyuluhan kesehatan selama kehamilan dan diberi susu ibu hamil hingga si ibu bersalin. Bupati Pakpak Bharat Remigo menegaskan dengan adanya kegiatan ini diharapkan bias menurunkan jumlah anak yang lahir dengan berat badan lahir rendah, menurunkan proporsi anak balita stunting serta meningkatkan presentase ibu yang memberikan ASI Eksklusif. "Tahapan program ini dimulai dari hari ke 1 positif hamil sampai hari ke 280 bayi masih dalam kandungan. Diharapkan petugas Gizi bisa memantau status gizi ibu hamil agar tidan muncul Ibu Hamil yang kurang energy kronik (KEK) dan anemia. Pembagian susu dilaksanakan di Posyandu setiap bulan pada saat Ibu haamil memeriksakan kehamilannya dan mendapatkan masing Ibu hamil 2 kotak susu setiap Posyandu," ujar Bupati dilansir dari laman pakpakbharatkab, Minggu (30/09/2018). Untuk periode umur bayi 0–6 bulan, lanjut Bupati semua anak mendapatkan Inisisasi Menyusui Dini (IMD) dan pemberian ASI Eksklusif sampai anak berumur 6 bulan tanpa memberian makanan apapun. Untuk periode 6–24 bulan umur anak si ibu menyususi akan mendapatkan susu sebanyak 2 kotak setiap bulan atau setiap posyandu pada saat si anak dibawa ke Posyandu. "Susu merupakan nutrisi tambahan yang berguna untuk mendukung kebutuhan vitamin dan mineral selain makanan yang di konsumsi ibu sehari-hari seperti protein untuk pembentukan plasenta, cadangan darah , pembentukan cairan ketuban dan persiapan persalinan," pungkas Bupati.(BS09)