Dinkes Kabupaten Samosir Gelar Workshop Kampanye Measles Rubella

- Minggu, 15 April 2018 13:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/8945_Dinkes-Kabupaten-Samosir-Gelar-Workshop-Kampanye-Measles-Rubella.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Samosir menggelar workshop kampanye Measles Rubella Tingkat Kabupaten Samosir di Aula Dinas Kesehatan, Kabupaten Samosir. 

 

Kepala Dinas Kesehatan dr Nimpan Karokaro MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang ditularkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. Gejala penyakit campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash), disertai dengan batuk/pilek dan atau konjungtivitis akan sangat berbahaya apabila disertai dengan komplikasi pneumonia, diare, meningitis dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

 

"Di Indonesia, rubella merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif. Data surveilans selama lima tahun terakhir menunjukkan 70% kasus rubella terjadi pada kelompok usia < 15 tahun. Selain itu, berdasarkan studi tentang estimasi beban penyakit CRS di Indonesia pada tahun 2013 diperkirakan terdapat 2.767 kasus CRS, 82/100.000 terjadi pada usia ibu 15-19 tahun dan menurun menjadi 47/100.000 pada usia ibu 40-44 tahun," sebut dr Nimpan dilansir dari laman samosirkab.go.id, Minggu (15/04/2018).

 

Indonesia, lanjut dr Nimpan, telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/CSR pada tahun 2020. Salah satu di antara upaya yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye (Imunisasi Massal) dan introduksi MR.

 

"Pelaksanaan kampanye MR di Kabupaten Samosir dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September Tahun 2018. Untuk bulan Agustus Imunisasi MR diberikan kepada Anak Usia Sekolah 7 s.d < 15 tahun dilaksanakan di seluruh sekolah (PAUD, SD, dan SMP). Untuk bulan September Imunisasi MR diberikan untuk bayi usia 9 bulan s.d < 7 tahun dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas, dan sarana kesehatan lainnya," terang dr Nimpan.

 

Narasumber pada kegiatan workshop measles rubella Tingkat Kabupaten Samosir adalah dr Kristinus Saragih, Oberlin Simbolon SE, dan Harry Damanik, SKM dan peserta terdiri dari Dinas Pendidikan, Direktur RSUD Kabupaten Samosir, PKK Kabupaten Samosir, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Samosir, Pengelola Imunisasi se-Puskesmas Kabupaten Samosir, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Staf Kesga dan gizi, dan Staf bidang P2P.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Wabah Campak, IDI Minta Masyarakat Tidak Panik

Kesehatan

Kabupaten/Kota Diminta Tingkatkan Cakupan Imunisasi Campak

Kesehatan

Tiga Kabupaten/Kota di Sumut KLB Campak dan Difteri

Kesehatan

Merck Sharp & Dohme Didukung YBSI, Aplikasi PrimaKu dan Rumah Rubella Ajak Orangtua #LengkapiVaksinasiAnak

Kesehatan

Kampanye Imunisasi Campak-Rubella Berakhir, Pelayanan Tetap Berjalan

Kesehatan

Babinsa Koramil 06/LP Lakukan Pendampingan Imunisasi Campak dan Rubella di Lubuk Pakam