Industri Anti-Aging Estetika Diharapkan Berkembang di Sumut, Setiap Hari 1.000 Orang Sumut ke Luar Negeri

Herman - Minggu, 01 April 2018 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/9557_Industri-Anti-Aging-Estetika-Diharapkan-Berkembang-di-Sumut--Setiap-Hari-1-000-Orang-Sumut-ke-Luar-Negeri-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Industri anti-aging estetika berkembang sangat pesat, bahkan setiap hari rerata ada 1000 orang Sumatera Utara (Sumut) yang ke luar negeri untuk urusan kecantikan itu. Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetik, dan Regeneratif Indonesia (Perdaweri) Sumatera Utara (Sumut) diharapkan mampu menangkap dan mengembangkan peluang bisnis yang besar dari tren industri anti-aging estetika yang meningkat saat ini.

 

Hal itu disampaikan Gubsu Erry saat membuka Sumatera Congress of Anti Aging and Aesthetic Medicine (SCAM) 2018, Sabtu (31/03/2018), di JW Marriot Hotel Medan. Menurutnya,  kepedulian masyarakat terhadap perawatan diri dan upaya-upaya untuk mencegah penuaan dini kian meningkat. Hal ini, dibuktikan dengan banyaknya orang yang rela mengeluarkan uang yang banyak ke luar negeri demi memperoleh layanan tersebut.

 

“Di Sumut saja, untuk satu hari bisa mencapai 1.000 orang yang mengunjungi Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk medical treatment. Banyak diantaranya menyangkut masalah anti-aging estetika dan wellness,” ujarnya.

 

Jika pelayanan anti-aging estetika di Sumut ditingkatkan kualitasnya, menurut Erry, maka orang-orang di daerah ini tidak perlu ke luar negeri untuk memperoleh layanan tersebut.

 

Erry pun berharap, acara SCAM 2018 ini menjadi kesempatan bagi para dokter spesialis anti-aging yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia untuk saling berbagi ilmu dan wawasan di bidang anti-aging estetik. Pemprovsu bersedia memberikan dukungan-dukungan yang dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan dan kemudahan perkembangan industri anti-aging estetik di daerah ini.

 

Dalam kesempatan itu, Presiden Perdaweri Pusat Prof DR Dr A Razak Thaha menyampaikan, dari data yang diperoleh dari Kantor Staf Presiden (KSP), devisa negara yang lari ke luar negeri untuk anti-aging estetik mencapai Rp 15 triliun. Sedangkan menurut pusat data dunia, jumlah uang yang beredar dalam industri anti-aging estetik mencapai hingga US$ 1 triliun.

 

“Jadi, SCAM 2018 ini adalah salah satu upaya kita Perdaweri, khususnya Perdaweri Sumut, untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga medis di bidang anti-aging,” kata Razak.

 

Razak berharap dengan semakin baiknya kualitas pelayanan anti-aging di Indonesia, semakin sedikit pula orang-orang yang menghabiskan uang di luar negeri untuk mendapatkan layanan anti-aging tersebut.

 

Turut hadir dalam acara itu Ketua Panitia SCAM 2018 Dr Inaldo Harlim dan Presiden Perdaweri Sumut yang diwakili Ketua Harian Perdaweri Sumut Dr Soekirman.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca-libur Lebaran

Kesehatan

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran

Kesehatan

Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara

Kesehatan

Wakil Walikota Medan Resmi Berkantor di Rumah Sakit Pirngadi

Kesehatan

Walikota Medan Tekankan Pentingnya Pelayanan Kesehatan yang Humanis

Kesehatan

Gubernur Sumut Gerak Cepat Beri Solusi Masalah Kesehatan di Nias Utara