Bayi Usus di Luar Pasien RS Adam Malik, Makin Lemah Kondisinya

- Senin, 19 Maret 2018 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032018/7252_-Bayi-Usus-di-Luar-Pasien-RS-Adam-Malik--Makin-Lemah-Kondisinya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kondisi Siti Rahma, bayi asal Labuhan Batu yang lahir dengan kondisi usus di luar tubuhnya kini semakin melemah. Hal itu diungkapkan Kasubag Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Masahadat Ginting, Senin (19/03/2018) di Medan. "Kondisi umumnya semakin melemah. Tapi kami tidak bisa menjelaskan lebih mendalam karena dokter yang menangani pasien belum memberikan penjelasan yang terbaru," katanya kepada wartawan.

 

Namun lanjut Masahadat, sejauh ini penanganan yang bisa dilakukan dokter, hanya memberikan Total Parenteral Nutrition (TPN) melalui infus. Dia menjelaskan, TPN merupakan terapi pemberian nutrisi secara intravena kepada pasien yang tidak dapat makan melalui mulut. Tujuannya untuk mengganti dan mempertahankan nutrisi-nutrisi penting tubuh ketika pemberian makanan secara oral bersifat kontraindikasi atau tidak mencukupi. "Memang kondisinya sudah seperti itu, belum bisa diberi tindakan lain. Penanganan Siti Rahma ini bukannya karena dokter tidak mampu," jelasnya.

 

Sementara itu, ayah Siti Rahma, Samsul Bahri Siregar mengatakan anaknya itu belum dapat dilakukan operasi karena keadaannya yang belum memungkinkan. Meski menurutnya, penanganan yang diberikan tim dokter kepada anaknya sudah cukup bagus. "Saya dan keluarga hanya bisa terus berdoa untuk kesembuhan anak kami. Penanganannya sudah cukup bagus diberikan kepada anak saya," tuturnya.

 

Untuk itu dia minta kepada dokter agar dapat menyelamatkan anak keduanya itu. "Saya tahu sulit untuk selamat dan saya mengiklaskan bila penanganan yang terbaik untuk Siti Rahma. Sedihlah bang, gak ada orangtua yang menginginkan anaknya seperti ini," sebutnya.

 

Seperti diketahui, Siti Rahma masuk ke RSUP Haji Adam Malik dan dirawat di Ruang Rawat Inap Anak dan Perinatologi Rindu B sejak 8 Maret lalu. Dia merupakan pasien rujukan dari Rantau Prapat dengan diagnosa Gastroskizis (usus di luar tubuh).

 

Siti Rahma sendiri lahir pada tanggal 7 Maret 2018 di Labuhanbatu. Saat lahir kondisi anak dari pasangan Samsul Bahri Siregar dan Triwidati ini ususnya berada di luar tubuhnya, dan saat tiba di RSUP Haji Adam Malik dengan kondisi infeksi berat, albumin rendah dan keadaan umum yang buruk. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Wamenkes dan Wamendagri Kunjungi Layanan Tuberkulosis di RS Adam Malik

Kesehatan

RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025

Kesehatan

Transplantasi Solusi Terbaik Penyakit Ginjal Kronis

Kesehatan

Rumah Sakit Adam Malik Lakukan Penyesuaian Jadwal Pelayanan Selama Ramadan

Kesehatan

Dokter dan Perawat RS Adam Malik Peringati Hari Kanker Anak Bersama Pasien

Kesehatan

RS Adam Malik Raih 4 Penghargaan dari Kemenkes RI untuk Kinerja 2024