Beritasumut.com-Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Dr Deri Edianto MKed (OG) SpOGK mengatakan, kesadaran warga dalam pencegahan melalui deteksi dini kanker serviks masih sangat rendah.Padahal, kanker satu adalah salah satu pembunuh utama kaum perempuan. "Padahal untuk kanker serviks, keuntungannya dari kanker yang lain ialah dapat di deteksi secara dini. Yakni melalui screening," ujarnya usai menjadi pembicara dalam seminar Hari Kanker Sedunia di Gedung Paviliun Instalasi Pelayanan Eksekutif RSUP H Adam Malik, Rabu (28/02/2018). Deri menjelaskan, pada tahun 1940 sejak pap smear ditemukan di Amerika Serikat, kasus kanker serviks di negeri Paman Sam tersebut semakin turun seiring tahun. Sementara, di Indonesia yang teknologinya juga telah diterapkan tak jauh dari itu, trend kasusnya justru semakin tinggi."Karena umumnya mereka datang di stadium yang terlambat. Kanker serviks itu harusnya bisa dikenali sebelum kankernya itu terjadi," jelasnya. Pada kanker serviks, tutur Deri, ketika masih dalam fase pra kanker sudah harus dapat dikenali melalui screening. Sebab sebut dia, meskipun di situ tidak ada tanda kanker, tetapi faktor resikonya sudah bisa dikenali.Deri melanjutkan jika sangat susah untuk merubah pola pikir masyarakat. Ia mengaku, di RSUP H Adam Malik sendiri, belum tentu dalam satu bulan sekali, ada satu pasien yang mau melakukan deteksi dini kanker serviks. Deri mengimbau, agar bagi wanita yang telah rutin melakukan aktivitas seksual dapat melakukan deteksi dini kanker serviks. Yakni, sekitar 3-5 tahun aktivitas seksual sudah dilakukan."Syarat pap smear itu, selnya sedang bagus, jangan sedang haid. Selain itu jangan ketika baru melakukan aktivitas seksual, jangan keputihan, dan jangan cuci vagina atau setelah memakai obat," jelasnya. Sementara itu, Kepala Instalasi Pelayanan Eksekutif RSUP H Adam Malik dr Qadri Fauzi Tanjung SpAN-KAKV menambahkan, dalam peringatan Hari Kanker Sedunia ini, selain dilakukan seminar awam tentang kanker serviks juga dilakukan seminar mengenai kanker payudara dan juga deteksi dini kanker serviks secara gratis melalui pap smear.(BS09)