Beritasumut.com-Pasca ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kota Pematangsiantar, Dinas Kesehatan bersama BPJS Kesehatan melaksanakan Outbreak Rensponse Immunization (ORI), kegiatan tambahan yang khusus dilakukan di Lingkungan Im Kelurahan Keristen, Kecamatan Siantar Selatan yang dihadiri Wakil Walikota Togar Sitorus dan Ketua TP-PKK Syahputri Hefriansyah, akhir pekan kemarin. KLB penyakit difteri ditetapkan sesuai permenkes RI nomor: 1501/MENKES/PER/X/2010, yang mana salah satu warga Jalan Kabanjahe, Kecamatan Siantar Selatan berusia 18 tahun dinyatakan suspect difteri, selanjutnya tim Dinas Kesehatan melaksanakan ORI kepada anak berusia 2 bulan hingga 18 tahun di sekitar daerah tinggal pasien. Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih mengatakan, pihaknya telah membuka pos imunisasi di lima lokasi antara lain, Pos 1 di Jalan Nias, Pos 2 di Jalan Kabanjahe, Pos 3 di Jalan Narumonda, Pos 4 di Jalan Soborong-borong dan Pos 5 di Jalan Tarutung kompleks Harapan Surya. "Pemberian vaksin sebanyak 3 putaran dengan jarak antara dosis pertama sampai kedua, satu bulan dan antara dosis kedua sampai ketiga, enam bulan. Kepada masyarakat Kota Pematangsiantar dihimbau agar jangan panik, penyakit difteri dapat disembuhkan," ujar dr Ronald dilansir dari laman pematangsiantarkota.go.id, Minggu (11/02/2018). Sementara itu, Wakil Walikota menginstruksikan kepada kadis kesehatan untuk melaksanakan proses vaksin dengan sebaik mungkin. "Saya harap pemberian vaksin ini bisa berjalan dengan baik," jelasnya.(BS02)