Empat Pasien Suspect Difteri di RSUP H Adam Malik Dinyatakan Negatif

- Kamis, 28 Desember 2017 02:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122017/8656_Empat-Pasien-Suspect-Difteri-di-RSUP-H-Adam-Malik-Dinyatakan-Negatif.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Masahadat Ginting menyebutkan jika empat pasien supect difteri yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam malik berinisial SM (12), NM (15), MRH (7) dan RS (19) resmi dinyatakan negatif mengidap difteri.

 

SM dan NM telah diizinkan pulang lebih awal oleh dokter penanggung jawab pasien (DPJP) pada 20 Desember 2017 lalu. Sedangkan pasien MRH warga Medan dan RS diizinkan diizinkan pulang pada 22 Desember 2017."Namun untuk pasien RS, diduga HIV dan diizinkan pulang dengan status pasien berobat jalan. Sementara pasien DSN hingga kini kita masih menunggu hasil laboratoriumnya dari Jakarta," ujar Masahadat kepada wartawan, Rabu (27/12/2017).

 

Meski begitu, Masahadat mengakui, bahwasanya saat ini pihaknya kembali tengah merawat tiga orang pasien suspect difteri lainnya yang baru masuk.Ketiganya, sebut Masahadat, masing-masing berinisial N (4,6) perempuan, asal Tapanuli Tengah, masuk melalui IGD pada 23 Desember 2017, lalu RAP (4,2), laki-laki, asal Langkat, masuk melalui IGD pada 24 Desember 2017, dan DST (2,5), laki-laki, asal Dairi, masuk melalui IGD pada 25 Desember 2017.

 

"Kondisi ketiga pasien sama, demam tinggi dan ada selaput putih di tenggorokan. Sejauh ini tindakan yang diberikan pemeriksaan swab tenggorokan pertama, pemberian terapi cairan (infus) serta obat demam," sebutnya.

 

Sebelumnya, rumah sakit tipe A ini merawat lima pasien suspect difteri antara lain SM (12), laki-laki, warga Dolok Sanggul, Humbahas, masuk melalui IGD pada 11 Desember 2017. NM (15), perempuan, warga Asahan, masuk melalui IGD pada 12 Desember 2017.

 

Selanjutnya, MRH (7), laki-laki, warga Medan, masuk melalui IGD pada 14 Desember 2017. RS (19), laki-laki, rujukan dari Lubuk Pakam, masuk melalui IGD pada 16 Desember 2017, dan DNS (24), asal Namo Gajah, rujukan dari Puskesmas Tuntungan, masuk melalui IGD pada 19 Desember 2017.(BS07)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Dinkes Sumut: Hadapi Wabah HMPV dengan Tenang dan Tetap Waspada

Kesehatan

Dinas Kesehatan: Penyebaran Nyamuk Wolbachia Belum Dilakukan

Kesehatan

Kemenkes Terbitkan Edaran Kewaspadaan Terhadap Virus Nipah

Kesehatan

Imunisasi Nasional Rotavirus, Sumut Targetkan 111.331 Bayi

Kesehatan

Tiga Kabupaten/Kota di Sumut KLB Campak dan Difteri

Kesehatan

Kapolri Paparkan Tiga Strategi Antisipasi Lonjakan Covid-19