Pasca Operasi Pemisahan Sukses, Bayi Sahira-Fahira Akan Pulang Pekan Depan dari RSUP H Adam Malik

- Kamis, 16 November 2017 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112017/9284_Pasca-Operasi-Pemisahan-Sukses--Bayi-Sahira-Fahira-Akan-Pulang-Pekan-Depan-dari-RSUP-H-Adam-Malik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Kondisi bayi kembar siam, Sahira dan Fahira terus membaik pasca operasi pemisahan, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik (RSUPHAM) Medan merencanakan kepulangan dari kedua bayi asal Kisaran tersebut pada pekan depan."Saat ini, kedua bayi sudah tidak menggunakan alat bantu medis lagi, seperti selang dan oksigen. Untuk itu kami rencanakan Sahira dan Fahira akan pulang ke rumahnya, kemungkinan hari Rabu atau Kamis," ungkap Sekretaris Tim Dokter bayi kembar siam RSUPHAM, dr Rizky Adriansyah SpA kepada wartawan, Kamis (16/11/2017).Rizky mengatakan, kondisi Sahira dan Fahira memang sudah mengalami banyak kemajuan pascaoperasi. Untuk Fahira masih ada sedikit luka operasi yang sedang dalam pemulihan, namun sudah lebih sehat dan stabil. Begitupun Sahira yang sebelumnya mengalami kelainan jantung atau jantung bocor tetap mengkonsumsi obat-obatan."Sahira untuk jantungnya masih perlu minum obat-obatan. Sedangkan infeksi paru yang sebelumnya dideritanya kini sudah sembuh," jelasnya.Meskipun jantung bocor Sahira sudah ditutup, jelas Rizky, tim dokter ada membuat lubang kecil agar tekanan pembuluh di paru tidak tinggi. Lubang itu nantinya akan ditutup setelah berat badan Sahira mencapai 10 kilogram."Cara menutup lubangnya kita lihat nanti. Mungkin bisa tanpa operasi. Berat badan kedua bayi saat ini sudah lebih 5 kilogram. Keduanya saat ini masih dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU)," terangnya.Untuk proses rawat jalan nantinya, sambung Rizky, pihak medis akan memberikan surat untuk pemeriksaan satu bulan sekali kepada Sahira dan Fahira. Setelah waktu surat pemeriksaannya habis, kedua bayi bisa berobat sesuai dengan prosedur layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan."Sahira dan Fahira sudah bisa memakan bubur untuk bayi melalui mulut. Untuk kondisi Fahira sangat bagus, tak ada minum obat seperti Sahira," tuturnya.Sebelumnya, pelaksanaan operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam dempet dada dan perut Sahira dan Fahira ini melibatkan 50 lebih dokter ahli pada Senin (16/10/2017) lalu. Operasi dilaksanakan pukul 08.30 WIB dan baru selesai pada pukul 18.45 WIB.(BS07)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pemisahan Bayi Kembar Siam Brian dan Drian Berhasil Dilakukan

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Hasan-Husin Meninggal Dunia

Kesehatan

Bayi Kembar Siam di RSUPHAM, Orangtua Masih Kesulitan Cari Pendonor ASI

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Butuh Donor ASI

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Lahir di Rumah Sakit Adam Malik Medan

Kesehatan

Bayi Kembar Siam Ratih dan Ririn Kemungkinan Tidak Dipisah