Cegah Penuaan, Stem Cell Kini Banyak Diminati Kaum Wanita

- Rabu, 08 November 2017 03:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112017/3044_Cegah-Penuaan--Stem-Cell-Kini-Banyak-Diminati-Kaum-Wanita.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dr dr Binarwan Halim MKed (OG) SpOG mengungkapkan jika stem cell atau sel punca (batang) saat ini semakin banyak dimanfaati oleh masyarakat, terutama kaum wanita.

 

Binarwan menyebutkan, salah satu manfaat yang bisa diperoleh darinya adalah mencegah terjadinya penuaan dini. Prosesnya dengan cara memasukkan stem cell ke dalam tubuh untuk menggantikan sel yang sudah rusak."Stem cell memang berguna sebagai anti penuaan. Umumnya wanita yang paling banyak memanfaatkan praktik medis tersebut," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (07/11/2017).

 

Binarwan menegaskan, keberhasilan pemanfaatan stem cell untuk anti penuaan, bersifat variatif. Namun, pemanfaatan stem cell ini masih ditetapkan dalam kategori riset. "Keberhasilannya bersifat variatif. Ada yang 50 hingga 75 persen," jelasnya.

 

Ia menuturkan, ada dua jenis proses pengambilan stem cell dari tubuh seseorang. Pertama, stem cell yang diambil saat usia dewasa. Sel ini diperoleh melalui sel lemak, akar gigi dan sumsum tulang belakang."Sedangkan yang kedua, untuk embrio yang berasal dari janin. Atau yang diambil dari darah tali pusar yang merupakan line sel darah dan bisa ambil dari tali pusar yg merupakan lini sel mesenkim jaringan penunjang," terangnya.

 

Saat ini, ujar Binarwan, di Medan belum ada layanan pengobatan lengkap terkait stem cell. Jika ada, ia mengaku layanan tersebut hanya pelayanan penyimpanan yang nantinya akan dikirim ke Jakarta maupun ke luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia."Pelayanan pengobatan stem cell hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang terafiliasi ke pendidikan," tuturnya.

 

Sebelumnya, Medical Advisor Cordlife Blood Banking, dr Meriana Virtin menyampaikan, sebagian besar masyarakat masih belum familiar dengan penyimpanan stem cell. Hingga 2016, sel punca telah disetujui untuk menjadi salah satu pilihan terapi bagi 85 penyakit.

 

"Khusus untuk bayi yang baru lahir, stem cell sangat bermanfaat untuk penyembuhan penyakit si bayi dan sebagian keluarga di masa mendatang. Di antaranya leukemia, limfoma, thalassemia dan anemia aplastik," pungkasnya.(BS07)

 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Panglima TNI Dukung Uji Klinik Terapi Secretom Bagi Penderita Covid-19

Kesehatan

Stem Cells Dinilai Efektif untuk Pengobatan Penyakit Degeneratif