Batik Air Alami CAT, Pramugari Akan Jalani Operasi

Herman - Kamis, 26 Oktober 2017 10:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102017/2059_Batik-Air-Alami-CAT--Pramugari-Akan-Jalani-Operasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS05
Humas RS Grand Medistra, Lubuk Pakam Emra Sinaga.
Beritasumut.com-Pramugari pesawat Batik Air nomor penerbangan ID6890 tipe B737-800 NG dengan Regrestasi PK-PLY dari Jakarta tujuan Bandara Kualanamu mengalami Clear Air Turbulence (CAT) atas nama Sasi Yuni Triastuti (21) warga Bekasi, Jawa Barat  masih menjalani perawatan di RS Grand Medistra, Lubuk Pakam.

 

Humas RS Grand Medistra, Lubuk Pakam Emra Sinaga pada Kamis (26/10/2017) menerangkan Sasi Yuni Triastuti tiba di IGD RS Grand Medistra Lubuk Pakam pada Selasa (24/10/2017) sekira pukul 19.00 WIBbersama Tjeng Keng Hoen warga Jalan Mantri No.17 H Medan Maimun, Medan.

 

"Keduanya dibawa petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Kualanamu," kata Emra.

 

Menurut Emra Sinaga, Tjeng Keng Hoen dirujuk ke RS Columbia Asia, Medan. Sementara Sasi Yuni Triastuti masih dirawat di RS Grand Medistra, Lubuk Pakam. "Tjeng Keng Hoen hanya sekira satu jam dirawat, atas permintaan keluarga dirujuk ke RS Columbia Asia, Medan. Sementara Sasi Yuni Triastuti masih dirawat di Kamar 250 lantai 2," terang Emra.

 

Lanjut Emra, Sasi Yuni Triastuti saat ini sedang tahap pemulihan. "Kaki kiri Sasi Yuni Triastuti patah (factur), saat ini masih tahap pemulihan. Sasi Yuni Triastuti direncanakan akan menjalani operasi, Sasi Yuni Triastuti merupakan pasien Jasa Raharja. Informasinya saat pesawat mengalami turbelensi Sasi Yuni Triastuti yang merupakan pramugari berusaha menolong Tjen Keng Hoen yang sedang didalam kamar mandi," jelas Emra.

 

Saat wartawan berusaha menemui Sasi Yuni Triastuti di Kamar 250, korban terlihat berbaring di atas tempat tidur dan ditemani dua wanita. Namun saat wartawan meminta izin untuk menemui Sasi, salah seorang wanita yang mengenakan jilbab hitam dan mengenakan baju lengan panjang mendatangi wartawan.

 

Wanita yang mengaku pegawai Batik Air ini kepada wartawan mengatakan Sasi Yuni Triastuti tidak bersedia diwawancarai karena ingin istirahat. "Kami dari Batik Air, kondisinya baik-baik saja dan mau istirahat. Tanya humas Batik Air aja," ujarnya.

 

Sebelumnya, pesawat Batik Air PK-LBY jenis Boeing 737-800 NG  dengan  nomor penerbangan ID 6890 berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (24/10/2017) pukul 15.00 WIB menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang mengangkut 114 penumpang dan 7 awak pesawat.

 

Namun saat sedang terbang di wilayah udara Kabupaten Tobasa mengalami goncangan yang cukup kuat  dalam cuaca yang tidak berawan atau dikenal dengan istilah ”Clear Air Turbulance” (CAT).(BS05)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Catur Indonesia Target Empat Emas di SEA Games 2025

Kesehatan

PB Percasi Gelar Turnamen Catur Ramadhan Cup 2025

Kesehatan

Militan Kurdi Umumkan Gencatan Senjata dengan Turki Usai Konflik 40 Tahun

Kesehatan

Tahap Pertama Gencatan Senjata Gaza Akan Berakhir, Tahap Kedua Tak Pasti

Kesehatan

Pertukaran dengan Hamas Berlanjut, Israel Bebaskan 602 Tahanan Palestina

Kesehatan

Francesco Bagnaia Tak Akan Berubah Setim dengan Marc Marquez di Ducati