MPI Berharap Perawatan Paliatif Ditanggung BPJS Kesehatan

Herman - Minggu, 08 Oktober 2017 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102017/8921_MPI-Berharap-Perawatan-Paliatif-Ditanggung-BPJS-Kesehatan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ilustrasi
Beritasumut.com-Perawatan paliatif atau pendekatan terhadap pasien tentu sangat dibutuhkan. Sebab, malaui perawatan ini, dapat meningkatkan kualitas hidup pasien khususnya yang sudah dalam stadium akhir (terminal).

 

"Perawatan ini sebagai pendampingan pihak RS agar pasien merasa hidupnya tidak sia-sia dan membuatnya meninggal dengan tenang," ungkap Ketua Masyarakat Paliatif Indonesia (MPI) Pusat dr Urip Murtedjo SpBKL PGD Pall Med saat melantik MPI Medan di Rumah Sakit (RS) Murni Teguh Memorial Hospital Medan, Sabtu (07/10/2017).

 

Urip menyebutkan, Medan menjadi salah satu dari 17 anggota MPI di Indonesia, dan nantinya akan merangkul semua RS agar berperan aktif di bidang perawatan paliatif tersebut.

 

Dalam perawatan paliatif ini, ia menjelaskan, ada yang dikenal dengan istilah homecare service, yakni anggota MPI datang langsung berkunjung ke rumah pasien yang membutuhkan. Untuk itu tahun depan, pihaknya meminta Medan bisa meningkatkan layanan dengan memiliki rumah singgah, sehingga bisa mengurangi beban pasien dan RS.

 

"Di Medan, saya apresiasi homecarenya sudah berjalan walaupun agak sulit dalam hal sarana dan sebagainya. Menteri Kesehatan, Nila Moeloek berharap semua daerah nantinya punya layanan paliatif," harapnya.

 

Saat ini, lanjutnya, biaya perawatan paliatif masih ditanggung sendiri oleh pasien. Namun, MPI berharap BPJS Kesehatan bisa mengcover biayanya. Sebab, perawatan paliatif ini bisa juga dilakukan di rumah pasien, selain di RS, puskesmas dan rumah singgah.

 

Penasehat MPI Medan dr Mutiara MHA MKT menyampaikan, saat ini banyak pasien dalam kondisi terminal menderita di akhir hidup mereka. Mereka bukan hanya mengalami masalah fisik tetapi gangguan psikososial dan spritual yang mempengaruhi kualitas hidup pasien dan keluarganya.

 

"Karena itu, kehadiran MPI yang nantinya dibentuk di masing-masing RS dan puskesmas bisa menenangkan fisik dan pikiran pasien. Walaupun hidup tidak lama lagi, tetapi sisa hidupnya harus punya arti, bisa menikmati berkumpul dengan keluarga," ucap Direktur RS Murni Teguh Medan itu.

 

Ketua MPI Medan dr Hendrick Chandra SpB (K) KL menambahkan, perawatan paliatif adalah pelayanan kesehatan yang bersifat holistik dan terintegrasi. Layanan ini melibatkan berbagai profesi dengan dasar falsafah bahwa setiap pasien berhak mendapatkan perawatan terbaik sampai akhir hayatnya. 

 

"Paliatif ini pendekatan yang bertujuan memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga melalui pencegahan dan peniadaan melalui identifikasi dini dan penilaian yang tertib serta penanganan nyeri dan masalah lain seperti fisik, psikososial dan spiritual," terangnya.

 

Sementara itu, Kepala Instalasi Paliatif Dr dr Sry Suryani Widjaja MKes menuturkan, RS Murni Teguh sendiri sudah memiliki fasilitas Paliatif Care. Untuk layanan homecare, tentu keluarga pasien harus menjumpai pihaknya terlebih dulu.

 

"Kita harus jumpa dulu dengan keluarga, apa saja service yang dibutuhkan pasien sehingga kami tahu saat perawatan paliatif di rumah. Untuk yang bukan pasien RS dapat menghubungi nomor Hotline Paliatif Care 085360179171 di jam kerja," pungkasnya.(BS07)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pesta Gol di Stadion Utama Sumut, PSMS Libas Persiku 6-0

Kesehatan

Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut

Kesehatan

Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Gubernur Bobby Tekankan Target Pembangunan Terukur

Kesehatan

PSMS Tertahan Sumsel United 2-2, Eko Purdjianto: Kami Lengah

Kesehatan

Kendala Kabut Asap, Laga PSMS di Markas Sumsel United Dimajukan Jadi Sore

Kesehatan

Gubernur Sumut Lantik Kepala BPSDM dan Kepala Dinas Pendidikan