Beritasumut.com-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Siti Awal Pangonal Harahap didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan H Hasnul Basri SSos, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lidyawati Harahap SPsi MAP serta Plt Direktur RSUD Rantauprapat Dr Syafril Rahmadi Maulana Harahap SPB meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Pemberian Pelayanan KB MOW (Metoda Operasi Wanita) di RSUD Rantauprapat, pertengahan pekan kemarin. Dalam kesempatan itu, Siti Awal mengungkapkan bahwa maksud kunjungannya ke RSUD Rantauprapat ini adalah ingin melihat langsung kegiatan pemberian pelayanan KB MOW kepada warga masyarakat secara gratis dari sembilan wilayah kecamatan dalam daerah Kabupaten Labuhanbatu. “Kegiatan pemberian pelayanan KB MOW yang dilaksanakan ini adalah dalam rangka kegiatan Bakti Sosial TNI-KB-KES yang tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan KB dan menurunkan angka kelahiran, menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta pengendalian jumlah penduduk di Kabupaten Labuhanbatu," ungkap Siti Awal dilansir dari laman resmi labuhanbatukab.go.id, Minggu (01/10/2017). Siti Awal menyebutkan, bahwa di dalam 10 Program Pokok PKK kegiatan seperti ini berada di poin ke-7 yaitu Kesehatan, Kesehatan adalah kebutuhan dasar manusia. "Orang harus belajar bagaimana cara menjaga, memelihara kesehatan diri, keluarga dan lingkungannya. Memelihara kesehatan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya sangat erat kaitannya dengan persoalan kemiskinan dan ketidak tahuan, serta pendidikan yang rendah," jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lidyawati menambahkan, bahwa kegiatan pemberian pelayanan KB MOW ini pesertanya adalah kaum ibu dari 9 kecamatan dengan jumlah total sebanyak 70 orang yang dilaksanakan di RSUD Rantauprapat yang langsung ditangani oleh dokter dan tenaga medis dibantu petugas dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, TNI dan Dinkes serta RSUD Rantauprapat. "Dipilihnya Metoda Operasi Wanita ini adalah salah satu bagian dari program Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam bidang Keluarga Berencana, dimana MOW ini bisa menekan angka kelahiran yang sangat evisien terhadap ibu rumah tangga yang masih berada dalam tahapan usia subur," ungkap Lidyawati. (BS02)