Beritasumut.com-Rencana Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik untuk mendapatkan akreditasi Joint Commission International (JCI) bagi rumah sakitnya pada bulan November mendatang terancam mundur. Pasalnya, hingga saat ini rumah sakit milik Kementerian Kesehatan ini belum mendapat surat balasan dari tim penilai. "Sepertinya mundur. Sebelumnya kita menargetkan untuk JCI pada bulan November.Sampai sekarang belum ada balasan. Jadi kita nggak tahu kapan JCI itu bisa diperoleh," ungkap Direktur Operasional dan Umum RSUP Haji Adam Malik Syamsuddin Angkat, kepada wartawan, Jumat (29/09/2017). Syamsuddin menjelaskan, padahal sarana dan prasarana rumah sakit yang masuk dalam perencanaan, sudah dilakukan pembenahan guna menyambut penilaian JCI tersebut. Kalaupun ada yang belum dibenahi, lanjut dia, hal itu hanya yang bersifat fisik saja."Memang masih ada yang harus dibenahi. Tapi itu hanya yang sifatnya tidak sulit. Sehingga kalau penilaian JCI dilakukan pada bulan November, waktunya sebetulnya sudah cukup," jelasnya. Syamsuddin menambahkan, akreditasi JCI ini kemungkinan baru bisa diraih pada tahun 2018 mendatang. Meski ia tidak bisa memastikan, pada bulan berapa akreditasi itu kemungkinan bisa didapatkan."Kita tidak bisa menyalahkan siapapun di sini. Kemungkinan, JCI baru bisa didapatkan pada awal tahun 2018 nanti," pungkasnya.(BS07)