Sepanjang 2017, Medan Plus Dampingi 3.700 ODHA

Herman - Senin, 25 September 2017 13:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/3670_Sepanjang-2017--Medan-Plus-Dampingi-3-700-ODHA.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Sepanjang tahun 2017 ini Medan Plus melayani dan memberian dampingan kepada 3700 orang yang terinveksi HIV/AIDS di Sumut. Data ini mewakili dari 19 Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) jaringan Medan Plus yang tersebar di Medan, Pematangsiantar, Nias, Tapanuli Selatan, Binjai dan Langkat. 

 

"Kita terus melakukan dampingan kepada ODHA meski dengan tantangan diskriminasi dan stigma yang masih kuat," papar Erwin, Direktur Divisi HIV/AIDS Medan Plus, di Hotel Polonia dalam rangkaian kegiatan meperingati HUT Ke-14 Medan Plus, kemarin.

 

Hadir dalam kegiatan itu, Pembina Medan Plus Eban Totonta Kaban SE, KPA Sumut A Ramadhan, Forum ADHA, Saurma, Kanit Binluh Sartes Narkoba Polresta Medan Aiptu Irianto Wijaya, Direktur Divisi Rehab Narkoba Medan Plus, Ichasnuddin Lubis, jajaran pengurus Medan Plus, Ketua Panitia HUT Medan Plus Uray Ghufrony, Manager Pascarehab Medan Plus Robby Hutagalung dan sejumlah tamu dari penggiat Antinarkoba dan HIV/AIDS di Medan.

 

Menurut Erwin, memberikan dampingan bagi korban yang terinveksi HIV merupakan komitmen awal Medan Plus sejak pertama kali berdiri tahun 2003. "Sama kita ketahui bahwa berdirinya Medan Plusini dimulai dari 4 orang pendirinya yang terinfeksi HIV," katanya.

 

Sejak saat itu, Medan Plus terus melakukan kerja dan eksistensi terkait dengan informasi dan kesehatan terkait HIV/AIDS. Erwin bilang penanganan bagi mereka yang terinveksi HIV di Sumut mereka lakukan terutama menyediakan lingkungan piskosial bagi ODHA yang baru mengetahui statusnya serta keluarganya. "Kebiasaan yang kami tangani kesulitan awal adalah menangani ODHA yang baru mengetahui statusnya serta dukungan edukasi kepada keluarga," kata Direktur HIV/AIDS Medan Plus yang juga menyandang status ODHA ini.

 

Erwin mengatakan Medan Plus dalam upayanya melakukan dampingan dengan melakukan motivasi dan edukasi, mendukung ODHA yang LFU agar mau melakukan terapi ARV dan mendukung ODHA yang terkena TBC agar mau secepatnya melakukan pengobatan. "Kita memfasilitasi pertemuan tertutup bagi yang terkena virus HIV, sebulan sekali, juga pertemuan terbuka dengan dihadiri keluarga," lanjutnya.

 

Harapannya, lima indikator kualitasi Medan Plus dalam pemberdayaan Odha, punya kepercayaan diri, mampu mengakses layanan HIV, mencegah penularan HIV, menjalabi kegiatan yang produktif dan membantu rekan sebaya untuk berdaya. 

 

Dalam kesempatan HUT ke-14 Medan Plus itu turut diluncurkan program dan layanan yang dikembangkan Medan Plus, diantaranya peluncuran website di medanplus.org yang dilanjut dengan peluncuran Biro Psikologi dan Klinik Pratama Medicare Medan Plus.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Ada 9.878 Kasus HIV AIDS di Medan, 5.813 Orang Jalani Pengobatan dengan ARV

Kesehatan

Pembekalan HIV/AIDS untuk KRI Diponogoro-365

Kesehatan

Kasus HIV/AIDS di Sumut Meningkat Signifikan

Kesehatan

Sebanyak 208 Layanan Perwatan Dukungan dan Pengobatan HIV Siap Layani ARV

Kesehatan

Gandeng Yayasan Medan Plus, Lapas Binjai Kanwil Kumham Sumut Gelar Family Group Support

Kesehatan

Cegah Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS, Puskesmas Padang Bulan Luncurkan Genit Manis