Ade Rai Promosi Pola Hidup Sehat ke Mahasiswa USU

- Jumat, 22 September 2017 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/3759_Ade-Rai-Promosi-Pola-Hidup-Sehat-ke-Mahasiswa-USU.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS07
Beritasumut.com-Atlet binaraga yang merupakan ambassador BPJS Kesehatan, Ade Rai mempromosikan pola hidup sehat dihadapan para mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan, Jumat (22/09/2017). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan edukasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan program Goes to Campus yang digelar secara bertahap dan dilakukan di 9 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

 

"Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran generasi muda akan pola hidup sehat serta pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Karena hidup sehat tidak terlepas dari kebiasaan berolahraga. Dengan olahraga, maka akan memperpanjang usia harapan hidup yang menjadi parameter kualitas kesehatan sebuah bangsa," kata Ade kepada para mahasiswa USU.

 

Ade menyebutkan, jika tidak rajin berolahraga maka akan berkontribusi terhadap tingkat kesakitan dan kematian. "Usia memang ditentukan Tuhan. Namun menjaga kesehatan adalah keharusan. Begitupun, ketika sakit dibutuhkan pengobatan, dan pengobatan membutuhkan biaya. Karena itu maka negara membuat program BPJS Kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

 

Rektor USU, Runtung Sitepu mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan BPJS Kesehatan di Kampus USU. Sebab menurutnya,  hal ini dapat memberikan berbagai informasi untuk mendukung kesehatan para mahasiswa. "Mahasiswa juga harus tahu dan memahami untuk beberapa kelas BPJS Kesehatan, dengan tujuan masyarakat maupun mahasiswa agar dapat menjaga kesehatannya," bebernya.

 

Sementara itu, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, kegiatan tersebut ditargetkan kepada mahasiswa karena periode usia remaja merupakan masa yang paling rentan dan memiliki resiko yang cukup besar terpengaruh lingkungan.

 

"Sebab faktanya, penyakit katastropik seperti stroke, gagal ginjal, penyakit jantung, hipertensi, dan sebagainya, tidak hanya terjadi pada orang dewasa melainkan juga pada anak-anak dan remaja akibat kurang olahraga dan pola makan tidak sehat yang menyebabkan obesitas. Karena itu, promosi pola hidup sehat kepada generasi muda harus dilakukan sejak dini. Sehingga diharapkan para generasi muda terhindar dari risiko penyakit katastropik," ujarnya.

 

Andayani mengungkapkan, total biaya penyakit katastropik pada rentang waktu 2014 hingga 2016 mencapai Rp 36,3 triliun atau 28 persen dari total biaya pelayanan kesehatan rujukan. Karenanya ia berharap, melalui kegiatan ini, dapat membentuk dan meningkatkan rasa kepedulian, kerelaan membantu sesama, serta gotong royong dalam diri mahasiswa. "Terutama dalam hal pelaksanaan program jaminan kesehatan di Indonesia," tandasnya. (BS07)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi

Kesehatan

Pertamina EP Pangkalan Susu Dorong Konservasi Mangrove Lewat Pelatihan Silvofishery

Kesehatan

Youthpreneur Academy 2025: The Founder’s Path for Practical Entrepreneurial Success, FEB USU Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Sukses

Kesehatan

Seminar Nasional “Nvidia Powers the World's Ai & Yours” di Universitas Sumatera Utara

Kesehatan

Kapolres Pematangsiantar Kunjungi Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

Kesehatan

Gubernur Sumut Gandeng USU Wujudkan Kolaborasi Sumut Berkah