Beritasumut.com-Nama Direktur baru yang akan mengendalikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan masih menjadi tanda tanya di lingkungan rumah sakit. Meski demikian, saat ini muncul satu nama yang diduga akan menggantikan Plt Direktur RSUD dr Pirngadi Edwin Effendi, yang sekarang sudah menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan. Informasi yang beredar di lingkungan rumah sakit pemerintah ini, calon direktur tersebut merupakan mantan direktur dari rumah sakit umum yang ada di daerah. Selain itu, dia juga memiliki latar belakang sebagai dokter dan bertugas di unit perawatan penyakit dalam. "Sudah ada memang kami dengar nama calon direktur yang baru. Marganya Panjaitan, dia bekas direktur dari RSUD di daerah," ungkap salah seorang pegawai di RSUD dr Pirngadi Medan, yang enggan menyebutkan namanya, Jumat (22/09/2017). Namun terkait kabar kapan dilantiknya Panjaitan menjadi direktur definitif RSUD dr Pirngadi Medan, memang masih belum jelas. Sejumlah pegawai ada yang mengaku, sempat beberapa kali melihat Panjaitan berada di lingkungan rumah sakit milik Pemko Medan tersebut, bahkan dengan didampingi plt direktur Edwin Effendi. "Kemarin memang sempat ada kelihatan di sini. Tapi nggak tahu juga kita, dia mau ngapain," sambung petugas ini. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita, mengatakan siapapun yang bakal ditunjuk untuk mengisi kepemimpinan RSUD dr Pirngadi Medan adalah wewenang sepenuhnya dari Walikota Medan. Namun ia menyatakan, latar belakangnya tentu berasal dari kalangan dokter dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN). "Kalau untuk direktur rumah sakit itu tentunya harus dokter, mau dokter spesialis ataupun dokter gigi. Selain itu karena RSUD dr Pirngadi adalah punya pemerintah, jadi dia juga harus PNS. Tapi yang pasti, itu wewenang dari Walikota untuk memilihnya," katanya. Sebelumnya, Kassubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Peranginangin mengaku, jika dia tidak tahu menahu mengenai urusan pergantian pimpinan. Hal itu, sebut dia, sepenuhnya berada pada wewenang Pemko Medan. "Kalau soal pimpinan (direktur), itu biar jadi urusan Pemko saja ya," ujarnya. Edison melanjutkan, sampai saat ini, pihaknya juga belum pernah melihat SK pengangkatan direktur RSUD dr Pirngadi Medan yang baru. Saat disinggung mengenai desas desus yang beredar di lingkungan RSUD dr Pirngadi Medan, Edison terkesan enggan untuk menjawabnya. "Nggak bisa saya komentarin itu. Tapi kalau sudah ada, kita pasti tahu," pungkasnya. (BS03)