Beritasumut.com-Warga, khususnya orangtua diminta mewaspadai berdearnya pil PCC. Pasalnya, di Kendari 35 orang dengan latar belakang profesi berbeda (diantaranya Murid SD, Siswa SMP, SMA, mahasiswa, perawat), dirawat tersebar di 5 (lima) rumah sakit, karena diketahui dibawah pengaruh obat-obatan dengan gejala gangguan mental, mengamuk dan kejang-kejang. Berikut dengan rincian jumlah korban yang dirawat di RS, RS Abunawas (5 orang), RS Korem 143/HO 4 orang (3 orang dibolehkan pulang), RS Bahteramas 2 orang (1 orang dibolehkan pulang), RS Jiwa (21 orang), RS Bhayangkara 4 orang (1 meninggal dunia). Akibat kejadian, 1 (satu) orang korban yang dirawat di RS An Noldy Iriawan alias Randy (murid SD kelas 6 meninggal dunia), dan 31 orang masih dirawat tersebar di 5 (lima) rumah sakit tersebut datas. Kepala BNNK Kota Kendari Dra Hj Murniaty M, MPH Apt, menjelaskan, dari gejala yang ditimbulkan berbeda dengan penyalahgunaan obat seperti somadril, PCC dan tramadol, terindikasi ada zat jenis baru dalam bentuk cair yang dicampur ke dalam minuman, yang menimbulkan gejala gangguan mental, mengamuk dan kejang-kejang. "Penyebabnya masih dalam penyeldikan BNN Kota Kendari dan BPOM," ujarnya. Sementara itu, info yang didapat dari pasien mereka telah meminum obat yang disebut PCC, obat tersebut didapatkan secara gratis oleh oknum yang mereka tidak kenal.(BS01)