Pasangan Muda Minim Persiapan Kehamilan

- Selasa, 05 September 2017 06:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/8238_Pasangan-Muda-Minim-Persiapan-Kehamilan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dr dr Binarwan Halim SpOG (K) MKed OG FICS mengungkapkan, hingga saat ini, sebanyak 99 persen pasangan suami istri tidak mempersiapkan diri untuk kehamilan pertamanya. 

 

Dengan kata lain, Binarwan mengatakan, masih sangat sedikit pasangan muda yang sudah melakukan premarital testing/counseling (cek kesehatan pranikah). Bahkan ia menyebutkan, hanya 10 persen calon ibu muda yang membekali diri dengan membaca untuk kehamilan pertamanya."Rata-rata wanita mengalami masalah pada kehamilan pertama. Namun, sangat jarang sekali pasangan yang mau datang konsultasi," ujar Binarwan saat konferensi pers Fun & Educative Mombee 2017 di Medan, Senin (04/09/2017).

 

Menurutnya, edukasi sangat penting dilakukan untuk pasangan yang baru menikah dan siap hamil. Apalagi, banyak sekali mitos zaman dahulu yang tidak layak diteruskan. "Di expo nanti akan dijelaskan tentang masalah kehamilan serta tips dan trik isu berkembang," jelasnya.

 

Dokter Johannus S Wibisono SpA menambahkan, persiapan kehamilan berhubungan erat dengan tumbuh kembang bayi. Namun, sama halnya dengan kehamilan pertama, banyak dari orangtua yang tidak mengenali gejala terhambatnya tumbuh kembang anak."Kita harus awasi pertumbuhan anak agar tumbuh sesuai potensi yang ada. Persiapkan dengan baik, karena perkembangan anak berbeda-beda apakah saat kehamilan atau sesudah kelahiran," sebutnya.

 

Sebanyak 30 persen anak, sambungnya, mengalami gangguan perkembangan dengan gejalanya tampak ringan, misalnya gangguan bicara dan bisa mengarah ke penyakit lebih serius ke depannya. Namun, sebagian besar gangguan tersebut dapat hilang sendiri dengan tatalaksana yang baik.

 

Selanjutnya, dr Meriana Virtin dan Wita Pratiwi dari Cordlife Blood Banking menyampaikan, kehidupan bayi dari sejak dalam kehamilan hingga dilahirkan sangat penting diperhatikan. Apalagi mengenai penyimpanan darah tali pusat setelah bayi tersebut dilahirkan."Saat ini, belum banyak orang mengetahui jika penyimpanan darah tali pusat bayi atau ari-ari itu sangat penting. Hal itu sangat bermanfaat sebagai salah satu alternatif pengobatan bayi di kemudian hari, apalagi kanker darah atau leukemia," jelasnya.

 

Perwakilan dari penyelenggara Stevie Liawardi BA (Hons) didampingi pihak mal, Abe mengakui, tips dan trik selama kehamilan juga tumbuh kembang bayi memang sangat perlu diedukasi ke masyarakat. Tujuannya agar menjadi persiapan bagi orangtua untuk generasi ke depan yang lebih baik.

 

Didampingi perwakilan Mustela, Munawir, ia menyebutkan, kegiatan ini menargetkan orangtua muda sebagai sasarannya. Hal itu disebabkan karena pasangan baru menikah umumnya kesusahan mencari informasi tentang kesehatan ibu hamil dan perawatan anaknya."Wadah edukasi yang menyenangkan ini kita selenggarakan dari 4 hingga 8 Oktober 2017. Tahun ini kita hadirkan lebih banyak lomba dan brand perlengkapan bayi 80 persen berasal dari Jakarta," pungkasnya.(BS07)

 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Hamilton Akhirnya Jajal Ferrari untuk Kali Pertama

Kesehatan

Wamen Isyana Jelaskan Alasan Ibu Hamil Juga Dapat Makan Bergizi Gratis

Kesehatan

Pentingnya Air Minum Murni untuk Anak-Anak dan Ibu Hamil, Jaga Kesehatan dan Nutrisi Optimal

Kesehatan

Sempat DPO, Polisi Tangkap Pembunuh Suami-Istri di Samosir

Kesehatan

Presiden Jokowi Keluarkan Inpres Peningkatan Akses Kesehatan Bagi Ibu Hamil melalui Jampersal

Kesehatan

Percepat Penurunan Stunting, Menkominfo Siapkan Dukungan Komunikasi dan Akses Internet