Beritasumut.com-RSUP H Adam Malik menjalani Visitasi Penetapan Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK-USU). Kegiatan visitasi yang dibimbing langsung oleh Tim Visitasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini dibuka oleh Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes di Aula Gedung Administrasi RSUP H Adam Malik, Rabu (30/08/2017). Dalam kata sambutannya, dr Bambang menyampaikan bahwa visitasi ini dilakukan sebagai akreditasi ulang untuk penetapan kembali RSUP H Adam Malik sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi FK-USU. Tujuannya sendiri, untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan dan pendidikan kedokteran yang telah berjalan di RSUP H Adam Malik selama ini. “Semuanya mengerucut kepada bagaimana rumah sakit ini bisa memberikan pelayanan dan pendidikan yang lebih baik lagi,” jelasnya melalui siaran pers RSUP HAM, Kamis (31/08/2017). Disampaikan dr Bambang, RSUP H Adam Malik sendiri sudah berhasil meraih Akreditasi Paripurna (bintang lima) untuk mutu pelayanan melalui Survei Akreditasi KARS pada tanggal 23 Juni 2015. Sedangkan, sebagai Rumah Sakit Pendidikan untuk FK-USU sudah berlangsung sejak awal RSUP H Adam Malik berdiri pada tahun 1991, yang kemudian diresmikan oleh Presiden RI pada tanggal 21 Juli 1993 silam. “RSUP H Adam Malik sudah berperan sebagai rumah sakit pendidikan utama untuk FK-USU sejak berdirinya rumah sakit ini. Untuk itu, saya sebagai pimpinan FK-USU sangat mendukung RSUP H Adam Malik untuk menjalani akreditasi ulang dan penetapan kembali sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi FK-USU,” ucap Dekan FK-USU Dr dr Aldy Safruddin Rambe, SpS(K) pula dalam kata sambutannya pada acara ini. Selama tahun 2017, RSUP H Adam Malik sedang menjalankan proses pendidikan bagi lebih dari seribu peserta pendidikan kedokteran hingga 31 Maret 2017. Mereka terdiri atas 658 peserta program pendidikan profesi dokter, dan 1010 peserta program pendidikan dokter spesialis I. Selain itu, juga ada 275 peserta program pendidikan tenaga kesehatan lainnya yang tengah menjalani pendidikan di RSUP H Adam Malik. Sementara itu, Ketua Tim Visitasi Kemenkes dr Tri Hesty Widyastoeti SpM MPH menyampaikan bahwa, meskipun menjalankan tugas sebagai rumah sakit pendidikan, RSUP H Adam Malik tetap harus mengutamakan mutu dan kualitas pelayanan, sehingga mutu dan kualitas pendidikan kedokterannya sendiri akan turut berjalan baik. “Dalam rumah sakit pendidikan ini yang terpenting juga bukan hanya pendidikan, tapi pelayanannya mesti bagus juga,” jelas dr Tri pula dalam arahannya sebelum visitasi. Dalam visitasi ini, Tim Visitasi Kemenkes yang berjumlah 6 (enam) orang melakukan telaah dokumen sesuai standar-standar yang berlaku dalam akreditasi rumah sakit pendidikan bersama dengan Tim Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan RSUP H Adam Malik yang diketuai oleh Direktur SDM dan Pendidikan RSUP H Adam Malik Dr dr Fajrinur SpP(K). Kemudian, visitasi dilanjutkan dengan telusur ke unit-unit pelayanan di RSUP H Adam Malik, yang diakhiri dengan laporan dan penilaian dari tim visitasi. (Rel)