Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan saat ini sepi pasien. Bahkan, berdasarkan informasi yang didapat, jadwal operasi di rumah sakit berplat merah ini juga telah berkurang. Menanggapi hal tersebut, Kassubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Peranginangin menyatakan, bahwasanya, rumah sakit milik Pemko Medan ini dalam menerima pasien sifatnya adalah pasif. Selain itu, lanjut dia, di era BPJS dalam berobat pasien memakai sistem rayonisasi (zona), sehingga mempengaruhi kemana rumah sakit yang akan dituju oleh pasien. "Kalau Askes dulu, rumah sakit yang diutamakan berobat adalah milik pemerintah. Tapi kalau sekarang (BPJS-red) distribusi pasiennya kan merata, dan berjenjang," sebutnya. Namun begitu, Edison mengaku jika RSUD dr Pirngadi tetap merupakan rumah sakit rujukan. Pasien yang masuk ke rumah sakit ini, berasal baik dari daerah maupun puskesmas dan klinik yang ada di kota Medan. "Memang ada pengaruhnya dalam jumlah pasien. Tapi begitupun pasien rawat inap kita ada sekitar 200-an, dan rawat jalan sekitar 700-an yang terdata masuk setiap hari," pungkasnya. (BS07)