Untuk Kesehatan dan Perlindungan Anak, Kemenkes Imbau Masyarakat tidak Ragu Imunisasi MR

Herman - Kamis, 24 Agustus 2017 12:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/8242_Untuk-Kesehatan-dan-Perlindungan-Anak--Kemenkes-Imbau-Masyarakat-tidak-Ragu-Imunisasi-MR.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Demi kesehatan dan perlindungan bagi anak-anak, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat, khususnya yang memiliki anak kecil, agar tidak ragu melaksanakan imunisasi Measles Rubela atau MR.

 

“Kita sehatkan dan lindungi anakanak kita dari berbagai penyakit, termasuk Campak dan Rubella,” ajak Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, drg. Oscar Primadi, MPH, melalui siaran tertulis di Jakarta, Kamis (24/08/2017).

 

Menurut Oscar, sejauh ini tingkat partisipasi masyarakat untuk mensukseskan kampanye imunisasi MR cukup tinggi, sudah lebih dari 60%. Artinya, masih on the track.

 

Intinya, lanjut Oscar, program imunisasi serentak ini, tidak hanya untuk memberikan support kuratif saja, tetapi sekali preventif dan promotof juga harus ditingkatkan.

 

“Di beberapa negara seperti  Thailand sudah terbukti, bahwa kalau pencegahan ditingkatkan kuratif akan berkurng. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan akan fokus kepada preventif dengan menambah jumlah jenis vaksin,” terang Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes itu, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Oscar menolak anggapan banyaknya program imunisasi di Indonesia. Ia mengingatkan, negara tetangga kita Malaysia imunisasi dasarnya sudah 14 jenis, sementara kita masah enam. Dengan ditambah tiga vaksin baru, Oscar bersyukur berarti program pencegahan penyakit kini  semakin baik.

 

Secara terpisah, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Aman Bhakti Pulungan, Sp A(K) mengemukakan, semua negara di dunia sampai sekarang   melakukan imunisasi rutin bayi dan anaknya,   karena imunisasi terbukti bermanfaat mencegah  wabah, sakit berat, cacat dan kematian. “Manfaat imunisasi tersebut dibuktikan oleh kajian ilmiah berbagai profesi di lembaga resmi nasional dan internasional,” ungkap Aman.

 

Mengenai isu-isu  yang menyatakan bahwa vaksin  berbahaya yang beredar sejak tahun 2003 bersumber dari berita thn 1950-1960an yang dikutip dari  beberapa buku dari luar negeri, Ketua IDAI itu mengatakanj, bahwa  teknologi vaksin thn 1950-1960an sangat berbeda dgn vaksin generasi sekarang.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Indonesia Kirimkan Bantuan 10 Juta Dosis Vaksin Polio ke Afghanistan

Kesehatan

Dinkes Medan Targetkan 18.195 Anak SD Divaksin HPV

Kesehatan

Pemko Medan Canangkan Vaksinasi HPV Gratis Bagi Siswi SD Sederajat

Kesehatan

Imunisasi Nasional Rotavirus, Sumut Targetkan 111.331 Bayi

Kesehatan

Kasus Gigitan Tinggi, Dinkes Imbau Masyarakat Vaksin Hewan Peliharaan

Kesehatan

Masih 65,9% Jemah Haji Divaksin Meningitis