Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan mencatat, pihaknya telah melakukan penanganan sebanyak 52 pasien terdeteksi sebagai Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) dalam waktu kurun 3 bulan terakhir. Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin menyebutkan, berdasarkan data pasien di Klinik Voluntary Counseling Test (VCT) rumah sakit milik Pemko Medan ini, terhitung sejak Mei hingga Juli 2017, terdapat sebanyak 38 orang laki-laki dan 14 pasien wanita sebagai penderita baru Human Immuno Deficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). "Pasien paling banyak ada di bulan Mei, yakni sebanyak 22 orang, terdiri dari 17 orang laki-laki dan lima perempuan. Sedangkan pada Juni 15 orang, terdiri dari 13 laki-laki dan dua perempuan. Lalu pada Juli ada 15 orang, terdiri dari delapan laki-laki dan tujuh perempuan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (08/08/2017). Dikatakan Edison, berbagai faktor risiko, menjadi penyebab ke 52 pasien tersebut terinfeksi HIV/AIDS. Di antaranya, faktor seks bebas, serta seks yang ditularkan dari suami dan perilaku lelaki suka lelaki (LSL). Dari data tersebut, sambung Edison, rentang umur pasien HIV/AIDS bervariasi, rata-rata usia produktif, yakni 20 hingga 65 tahun. Bahkan, pada Juni, terdata ada pasien umur dua tahun yang menjalani pengobatan. Sedangkan pasien tertua berusia 69 tahun terdata pada Juli 2017."Dari Mei hingga Juli 2017 ada lima penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia di RSUD dr Pirngadi Medan ini," katanya. Edison menyampaikan, kelima pasien yang meninggal dunia tersebut juga kesemuanya laki-laki. Pada Mei ada empat pasien masing-masing berusia 34 tahun, 57 tahun, 21 tahun dan 40 tahun. Lalu satu pasien lainnya pada Juni berusia 47 tahun.(BS07)