BPJS Gelar Kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks di Puskesmas Bromo

- Kamis, 13 Juli 2017 22:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072017/8523_BPJS-Gelar-Kegiatan-Deteksi-Dini-Kanker-Serviks-di-Puskesmas-Bromo.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar kegiatan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Bromo, Kamis (13/07/2017). Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung gerakan masyarakat hidup sehat, terutama terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).Sebanyak 30 orang ibu-ibu menjalani pemeriksaan melalui IVA/Papsmear, untuk menekan prevalensi penyakit mematikan ini.

 

Pejabat pelaksana sementara (Pps) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, dr Asnila Dewi Harahap mengatakan, dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49, BPJS Kesehatan menyelenggarakan Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks bagi peserta JKN-KIS diseluruh Indonesia. Hal ini mulai tanggal sejak 13 Juli hingga 31 Juli 2017.

 

“Layanan deteksi dini dapat dijamin BPJS Kesehatan, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biaya. Jika setelah diperiksa peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka dirujuk sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku," ujarnya kepada wartawan.

 

Asnila menjelaskan, berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan tahun 2016, secara nasional kasus kanker serviks di tingkat pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp 56,5 miliar. Sementara di tingkat Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat 6.938 kasus dengan total biaya sekitar Rp 87,1 miliar.

 

Oleh karena itu, Asnila menghimbau peserta JKN-KIS untuk melakukan deteksi dini di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau sarana penunjang lain yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

 

"BPJS Kesehatan menyediakan jaminan layanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh perempuan usia produktif yang telah menjadi peserta JKN-KIS baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama untuk pemeriksaan IVA Test dan Laboratorium yang bekerjasama untuk pemeriksaan Papsmear," terangnya.

 

Asnila menambahkan, pemeriksaan IVA/Papsmear merupakan metode pemeriksaan sederhana yang memiliki tingkat akurasi tinggi, aman serta nyaman bagi pasien. Sampai dengan tahun Mei 2017 deteksi dini yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan metode IVA telah berhasil menjangkau 101.097 peserta, sementara Papsmear berhasil menjangkau 93.263 peserta.(BS07)

 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Jaminan Kematian & Beasiswa kepada 16 Ahli Waris P3K Paruh Waktu

Kesehatan

BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan

Kesehatan

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran

Kesehatan

Dokter dan Perawat RS Adam Malik Peringati Hari Kanker Anak Bersama Pasien

Kesehatan

17 Juta Peserta Nunggak Iuran BPJS Kesehatan

Kesehatan

Menkes Tegaskan Iuran BPJS Kesehatan Harus Naik, Ini Alasannya